Rabu, 21 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Politik

Verifikasi CPNS Terganggu Overload dan Sistem Down

Sabtu, 20 Oct 2018 16:11 | editor : Adi Nugroho

cpns

KEBUT: Tim verifikator tahap II BKD Kabupaten Kediri melakukan finalisasi data pelamar CPNS. (ANDHIKA ATTAR - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN - Masalah jaringan dan sistem menjadi kendala bagi tim verifikasi dari  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri untuk menyelesaikan pekerjaannya. Ketika deadline pengiriman semakin mepet ada dua kendala yang sering mengganggu mereka. Yaitu jaringan yang overload dan sistem yang down.

Bila dua hal itu terjadi, petugas pun hanya bisa pasrah. Mereka menunggu hingga sistem normal kembali seperti semula. Sebab, sistem tersebut dikelola oleh Pusat. Ketika ada kendala jaringan di daerah petugas pun praktis tak bisa melakukan aktivitas verifikasi data pelamar CPNS.

Walaupun terkendala dua hal itu, pihak BKD masih yakin tugas mereka bisa selesai tepat waktu. Sebab, mereka terus mengebut finalisasi data pelamar hingga kemarin (19/10). Bahkan, berkas yang sudah diverifikasi, menurut mereka, sudah nyaris rampung. Hanya tinggal sedikit berkas yang perlu diteliti.

“Mungkin besok (hari ini, Red) verifikasi tahap II sudah bisa dirampungkan oleh tim,” aku Plt Kepala BKD Sukadi.

Sebelumnya, pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) telah ditutup pada Senin (15/10). Total pelamar yang mendaftar untuk formasi yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri mencapai 7.650 orang.

Jumlah pelamar paling banyak ada pada formasi bidan. Jumlahnya mencapai 1.437 pelamar. Padahal, untuk posisi tersebut yang dibutuhkan 17 orang saja. Masing-masing 4 orang untuk RSUD Pare dan 13 untuk bidan di RSUD SLG.

Sedangkan formasi dengan jumlah pelamar terbanyak kedua adalah penyuluh pertanian. Jumlah orang yang mengincar posisi ini mencapai 539 pelamar. Kebutuhan untuk formasi ini hanya 20 orang.

Tim verifikator dipastikan akan mengebut pengerjaan verifikasi tahap II tersebut karena harus segera dilakukan finalisasi. Yaitu segera dapat dikirimkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).        Batas waktu pengiriman data verifikasi tahap II ini adalah hingga Sabtu (20/10).

Lebih lanjut, verifikasi tahap II menurut Sukadi tidak serumit seperti pada tahapan verifikasi yang pertama. Dalam tahap II ini, verifikator hanya akan mengecek data atau poin pentingnya saja. “Hanya untuk memastikan saja. Yang dicek pun hanya yang pokok-pokok saja,” terangnya.

Setelah selesai finalisasi data pelamar dan dikirimkan kepada BKN, pada Minggu (21/10) rencananya akan dilakukan pengumuman pelamar yang lolos seleksi administrasi. Pengumuman ini sendiri bisa dilihat pada situs resmi Pemkab Kediri.

Meskipun pelamar yang sudah lolos tahap seleksi administrasi sudah diumumkan, namun mereka belum bisa mengetahui kapan jadwal tes seleksi kompetensi dasar (SKD). “Masih belum bisa dipastikan,” aku Sukadi.

Lebih lanjut, penetapan jadwal pelaksanaan SKD akan ditentukan langsung oleh pihak BKN. Daerah hanya tinggal menunggu hasil dan jadwal yang ditentukan.

Sama seperti jumlah perangkat komputer yang digunakan berapa, pihak BKD Kabupaten Kediri juga belum mengetahui secara pasti. Hanya saja, jumlahnya diperkirakan antara 300 – 400 perangkat komputer.

Meskipun begitu, berdasarkan data yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Kediri penjadwalan pelaksanaan SKD akan dilaksanakan antara 21 hingga 25 Oktober 2018. Dalam kurun waktu tersebut, pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan dapat mengetahui kapan mereka menjalani tes SKD.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia