Rabu, 21 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Braaak! Tewas! Warga Jombang Jadi Korban Tabrak Lari

Sabtu, 20 Oct 2018 16:08 | editor : Adi Nugroho

tabrak lari tewas

Laka Plemahan (Ilustrasi: Afrizal - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN – Sikap terburu-buru Muhammad Adrongi akhirnya berbuah petaka.  Lelaki asal Jombang ini tewas karena terlindas roda truk gandengan yang berusaha disalipnya.

Awalnya, Adrongi seperti tak sabar berada di belakang truk saat melaju menuju arah Plemahan. Dia pun berusaha untuk mendahului truk tersebut. Saat berada di dekat SDN Plemahan II, dia pun melaju di sisi kiri. Berusaha menyalip dengan kecepatan tinggi.

Nahas, posisinya terlalu dekat dengan bodi truk. Motor Honda Vario S 2484 Z yang dia kendarai menyenggol bodi truk. Tak pelak, lelaki itu terpelanting bersama motornya. Ironisnya, posisi jatuh justru ke arah truk. Tubuh dan motornya pun terlindas roda kendaraan yang berusaha disalipnya.

tabrak lari tewas

RINGSEK: Petugas menunjukan barang bukti berupa sepeda motor milik korban tabrak lari, di Polsek Plemahan. (HABIBAH ANISA - RadarKediri.JawaPos.com)

Ironisnya, truk yang terlibat dalam kecelakaan itu memilih melarikan diri. Sang sopir tak berhenti. Dia melajukan kendaraannya dengan kencang. Meninggalkan tubuh tak bernyawa Adrongi.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera mendatangi jasad tak bernyawa tersebut. “Saat dilihat, korban sudah dalam tidak bergerak dan banyak darah yang keluar dari kepalanya,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Kediri Ipda Kevin Ibrahim.

Mengetahui  Adrongi terkapar sudah dalam keadaan tidak bernyawa, warga sekitar tidak berani memindahkan tubuh Adrongi. Mereka hanya menutupi  menggunakan daun pisang. Kemudian mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Dalam kecelakaan tersebut ada satu lagi kendaraan bermotor yang terlibat. Yaitu sepeda motor Yamaha Vega ZR nopol AG 2191 WX yang dikendarai Castri Nando, 18. Saat itu warga Desa Mojoayu, Kecamatan Plemahan tersebut berada di belakang Adrongi. Dia berusaha menghindari tubuh Adrongi. Namun, karena terlalu dekat dia pun ikut terjatuh. Untung, Nando hanya mengalami luka-luka.

Petugas segera mengevakuasi jenazah ke RSUD Pare. Identitas korban baru diketahui polisi setelah membuka jok motor. Di jok itu ada identitas korban. Berdasarkan data di dompet tersebut korban beralamat di Jalan KH Wahab Hasbuloh, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Hingga kemarin petang belum ada keluarga korban yang datang ke RSUD Pare.

Polisi mengaku terus berusaha melacak identitas truk yang terlibat kecelakaan itu. Berdasarkan saksi mata, truk tersebut berciri-ciri bak yang berwarna biru.

“Kami masih melacak keberadaan truk tersebut,” ungkap Kevin.

Sementara, guna proses penyelidikan, kedua motor yang terlibat kecelakaan diamankan di Polsek Plemahan. Nando, yang mengalami luka-luka juga dilarikan ke RSUD Pare  

Salip Kiri, Berakhir Tragis

1.     Adrongi mengendarai Honda Vario S 2484 Z menuju arah Plemahan. Dia berada di belakang truk gandeng.

2.     Di dekat SDN Plemahan II Adrongi berusaha mendahului truk gandeng dengan menyalip dari sisi kiri. Belum sempat mendahului bak belakang, motornya sudah tersenggol bodi truk.

3.     Adrongi dan motornya terpelanting ke bawah bak truk. Tubuhnya terlindas roda.

4.     Truk gandeng terus melaju ke arah Plemahan. Sementara, seorang pengendara motor yang ada di belakang truk ikut terjatuh karena berusaha menghindari tubuh korban.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia