Sabtu, 15 Dec 2018
radarkediri
icon-featured
Show Case

Kian Dikenal, Omzet Tambah

16 Oktober 2018, 19: 11: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

Kian Dikenal, Omzet Tambah

KEDIRI KABUPATEN - Berjalan selama empat hari, para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kediri sudah merasakan manfaat Kediri UMKM Shopping Festival. Omzet bertambah karena banyak pesanan.

Seperti diungkapkan Agus, pemilik usaha Sambel Pecel Gopeng yang mendapat pesanan dari Bojonegoro. “Alhamadulilah, sudah tutup transaksi. Tambah pesanan,” terang Agus melalui pesannya ke panitia.

Sambal pecel produk Agus memang unik dalam kemasannya. Yaitu berbentuk lontong, sehingga nyaman saat digenggam.  Tak hanya soal kemasan, sambel pecelnya juga terasa kacangnya dan bumbunya.

Hal sama juga diungkapkan Winarso yang mengaku omzetnya kian bertambah saat produk lampu hias dari limbah bambu miliknya dipromokan melalui Kediri UMKM Shopping Festival. “Ini tadi sudah ada lampu yang laku lagi,” terangnya.

Begitu juga dengan Sohibul Hidayat yang mengaku sejak hari pertama penayangan produknya berupa keripik usus aneka rasa Oioi, sejumlah pesanan terus mengalir.  “Tiap hari ada yang pesan,” terangnya.

Memang, selain promosi di media cetak selama pelaksanaan Kediri UMKM Shopping Festival , para pelaku UMKM juga mendapat kesempatan untuk promosi di media sosial milik Jawa Pos Radar Kediri. Promosi dilakukan secara bergilir untuk masing-masing produk UMKM selama kurun waktu bulan belanja mulai 12 Oktober dan ditutup pada 10 November nanti.

Untuk diketahui, Jawa Pos Radar Kediri bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopumik) Kabupaten Kediri  menggelar event Kediri UMKM Shopping Festival. Menggandeng sebanyak 80 pengusaha UMKM di Kabupaten Kediri dengan aneka ragam produk. Di antaranya kerajinan, makanan, konveksi dan produk lainnya.

Jika pengusaha mendapatkan promosi gratis, maka masyarakat juga mendapatkan keuntungan dengan ragam diskon selama bulan belanja. Ada tiga jenis diskon yang bisa dimanfaatkan. Yaitu sebesar 20 persen setiap kali transaksi bagi setiap konsumen yang menunjukkan potongan kupon di koran. Kemudian 15 persen untuk konsumen yang menunjukkan capture event di media sosial dan sebanyak 5 persen untuk setiap menunjukkan foto logo event saat pembelian.

“Kegiatan ini memang bertujuan untuk mempromosikan produk-produk unggulan yang dimiliki pengusaha Kabupaten Kediri,” terang Kasi Fasilitasi Permodalan, Pengembangan Jaringan dan Kerja Sama Pemasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopumik) Kabupaten Kediri Nadirin. Harapannya, bantuan promosi ini membantu pengusaha agar lebih mengenalkan produknya hingga luar Kediri.

(rk/rq/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia