Minggu, 21 Oct 2018
radarkediri
icon featured
Politik
Kabar Kamtibmas, Diskusi Mirip Kopi Tahu

Mas Abu: Kondusivitas Kota Kediri Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 11 Oct 2018 13:57 | editor : Adi Nugroho

BERSINERGI: Dari kiri, Dandim Dwi Agung, Wali Kota Abu Bakar, dan Kapolresta Anthon Haryadi dalam acara Kabar Kamtibmas di Aula Kodim (9/10).

BERSINERGI: Dari kiri, Dandim Dwi Agung, Wali Kota Abu Bakar, dan Kapolresta Anthon Haryadi dalam acara Kabar Kamtibmas di Aula Kodim (9/10). (HUMAS PEMKOT KEDIRI)

KEDIRI KOTA - Sejumlah cara dilakukan pemerintah untuk menjadikan Kota Kediri semakin kondusif. Salah satunya kegiatan diskusi bersama seperti Kabar Kamtibmas Selasa (9/10) malam.

Acara yang dihadiri oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar itu untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri Kota. “Alhamdulillah permasalahan-permasalahan di Kota Kediri dengan ini bisa dapat terselesaikan,” kata Mas Abu pada sambutan dalam acara yang bertempat di Aula Koramil 0809/01 Kota tersebut.

Abu menyebut bahwa kegiatan itu sama dengan Kopi Tahu di mana permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Kediri dapat diselesaikan dengan diskusi bersama masyarakat. Kegiatan yang digagas oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi itu merupakan pertemuan anggota Babinkamtibmas dan Babinsa se-Kecamatan Kota.

Dalam sambutannya, Mas Abu juga mengapresiasi kegiatan Kabar Kamtibmas itu, karena kegiatan tersebut menurutnya dapat menciptakan solusi untuk kamtibmas di Kota Kediri. Wali kota muda itu juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi dan Komandan Kodim 0809 Kediri karena telah membantu menjaga Kota Kediri tetap kondusif.

Hal ini terbukti dengan penyelenggaraan pemilihan wali Kota Kediri dan pemilihan gubernur Jawa Timur di Kota Kediri yang berjalan lancar tanpa adanya gejolak sedikitpun.

“Pilwali Kota Kediri dan Pilgub Jawa Timur silam berjalan aman dan sangat kondusif. Ke depan yang menjadi tantangan kita adalah tetap menjaga kondusivitas Kota Kediri dalam Pilpres dan Pileg,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Abu juga menjelaskan bahwa kondusivitas yang terjadi di Kota Kediri ini dapat membantu menumbuhkan perekonomian di Kota Kediri. Di mana pada September kemarin, inflasi Kota Kediri bahkan tidak menyentuh angka satu, yakni diangka 0,22 persen saja. Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi mencapai angka 5,6 persen.

“Ternyata keadaan yang kondusif di sini sangat berpengaruh terhadap perekonomian,” tukasnya.

Abu menyebut, penduduk asli Kota Kediri kurang lebih 300 ribu jiwa, namun saat pagi hari bisa meningkat hingga mencapai 1,5 hingga 2 juta jiwa. Hal ini karena banyaknya orang dari daerah lain yang datang ke Kota Kediri untuk melakukan kegiatan ekonomi di kota terbesar ketiga di Jawa Timur ini.

Terakhir, orang nomor satu di Kota Kediri itu berpesan agar semua unsur di Kota Kediri tidak hanya memusuhi narkoba, berita hoax, ujaran kebencian dan masalah ideologi. Namun juga harus selalu memerangi peredaran miras yang terjadi di masyarakat.

“Kita tidak bisa tinggal diam terhadap masalah miras. Tolong laporkan kepada kepolisian bila ada peredaran miras di lingkungan masyarakat, apalagi Polres Kediri Kota telah memiliki aplikasi yang memudahkan masyarakat melapor,” pesannya.

Sementara itu, Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi mengungkapkan ada empat strategi yang dilakukan Polres Kediri Kota untuk menjaga Kamtibmas. Pertama adalah penguatan 3 Pilar Plus, selanjutnya gaya kepolisian yang pro aktif dan yang terakhir adalah pemanfaatan teknologi informasi dan pengembangan teknologi serta peningkatan sarana dan pra sarana keamanan.

Kegiatan yang diikuti Babinkamtibmas, Babinsa serta lurah se-Kecamatan Kota ini juga dihadiri oleh Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Camat Kota Herry Purnomo, jajaran Polres Kediri Kota serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

(rk/die/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia