Minggu, 21 Oct 2018
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB
Persiga Trenggalek 1 vs 1 Persedikab Kediri

Targetkan Poin Penuh saat Leg Kedua di Pare

Kamis, 27 Sep 2018 16:34 | editor : Adi Nugroho

persedikab

FULL TEAM: Pemain Persedikab sebelum bermain melawan Persiga. (Persedikab For JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KABUPATEN - Persedikab Kediri bertandang ke markas Persiga Trenggalek dalam leg pertama Liga 3 putaran regional kemarin (25/9). Skuad Bledug Kelud sempat memimpin jalannya pertandingan. Namun, pada menit-menit terakhir harus merelakan kemenangan yang sudah di depan mata. Bledug Kelud berbagi skor satu sama.

          Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Menak Sopal Kabupaten Trenggalek ini dinaungi cuaca cerah. Sajian pertandingan yang menarik pun ditampilkan oleh kedua tim. “Bagus sekali, saling bergantian menyerang,” ujar Bambang Drajat, pelatih Persedikab Kediri kepada koran ini.

          Penguasaan bola dan permainan pun bisa dikatakan cukup berimbang. Kedua tim saling menciptakan banyak peluang. Baru pada menit ke-44 menjelang turun minum, skuad Bledug Kelud mendapatkan peluang emas dengan diberikan tendangan bebas oleh wasit Bono Sumarjiyanto.

          Pemain pun bersiap mengambil tendangan bebas. Adalah pemain tengah andalan Bledug Kelud bernomor punggung 23 yang mengambil tanggung jawab. Yulistiono, sang algojo bola mati meluncurkan bola melewati pagar betis anak asuh Chariul ‘Pace’ Anwar.

          Bola hasil sepakan Yulistiono tersebut kemudian ditanduk oleh stopper Persedikab nomor punggung 2. Ricky Febrianto berhasil menyarangkan si kulit bundar ke gawang Persiga yang dikawal oleh Mochammad Rio Agata. Sorak-sorai pemain pun tercurah, skor sementara 0 – 1 untuk Bledug Kelud.

          Babak kedua berlangsung dengan tidak kalah menariknya. Tuan rumah yang tertinggal pun berusaha menyamakan skor. Tak pelak, pertandingan berlangsung dengan sengit. Alhasil, dua pemain tuan rumah sempat mendapatkan hadiah kartu kuning dari sang pengadil pertandingan.

          Tuan rumah akhirnya mendapatkan sebuah peluang emas dari sepak pojok. Pada menit ke-83, kapten Persiga Ali Mustofa tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. Sundulannya pun berhasil merobek jala gawang Bledug Kelud yang dijaga oleh Moch Jaya Kusuma. Anak asuh ‘Pace’ menyamakan skor menjadi satu sama.

          Di sisa waktu pertandingan, kedua tim terus mencoba peruntungan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor satu sama tidak berubah. “Luar biasa anak-anak bermain, juara Jatim liga 3 bisa ditahan dalam zona Jawa,” puji Bambang.

          Hasil tersebut memberikan kepercayaan diri bagi skuad Bledug Kelud yang akan ganti menjamu Persiga di Stadion Canda Bhirawa pada tanggal 2 Oktober 2018. Bambang pun sudah menyiapkan hasil evaluasi untuk menghadapi leg kedua.

Menurut Bambang, ia telah mengevaluasi sektor pertahanan agar lebih bagus lagi dan tidak kebobolan. Meskipun begitu, ia menegaskan akan tetap bermain menyerang di markas sendiri. “Kita akan bekerja lebih keras lagi mendapatkan tiga poin untuk bisa lolos,” tegasnya.

Hasil imbang ini harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami oleh sang kapten Bledug Kelud Moch Miftakhul. “Semoga besok lusa sudah sembuh. Pemain lainnya, Alhamdulillah sehat semua,” pungkas Bambang.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia