Selasa, 13 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Show Case

BKKBN Provinsi Jatim Gelar Talk Show di SMAN 7 Kediri

Minta Tahan Diri Nikah Dini

Selasa, 11 Sep 2018 16:55 | editor : Adi Nugroho

bkkbn - radar kediri

SIMBOLIS: Dari kiri, anggota Komisi C DPRD Kota Kediri Reza Darmawan, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Yenrizal Makmur, dan Rice Oryza Nusivera secara simbolis memberikan sarana untuk pojok kependudukan. (YAYAN - JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KOTA – Salah satu problem yang bisa berkepanjangan di Indonesia adalah meningkatnya pertumbuhan pendudukan. Pertumbuhan pendudukan yang semakin meningkat juga akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal inilah yang menjadi alasan  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar talk show kemarin (10/9). Acara  yang digelar di SMAN 7 Kediri untuk memberikan wawasan kepada para siswa SMA akan pentingnya pengendalian penduduk. Talk show tersebut diisi oleh Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri Reza Darmawan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Yenrizal Makmur, dan Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Rice Oryza Nusivera. Para siswa sangat antusias dalam acara talk show tersebut. Pasalnya siswa diajak berdiskusi langsung mengenai pentingnya pengendalian kependudukan. Selain itu BKKBN juga memberikan berbagai hadiah menarik kepada para siswa. “Anak-anak memikirkan masa depannya, dengan memikirkan masa depan terutama pendidikan, sehingga tidak akan berpikir untuk menikah dulu. Hal ini akan mengurangi penambahan kependudukan,” kata Perwakilan BKKBN Jatim Yenrizal Makmur. Lebih lanjut lagi Yenrizal juga menjelaskan bahwa bahwa pernikahan dini akan mengganggu kesehatan dan akan meningkatkan julah pendudukan yang saat ini sudah mencapai 263 juta. Selain talk show, BKKBN juga membentuk dan memberikan berbagai sarana untuk Pojok Kependudukan di SMAN 7 Kediri. Dalam Pojok Kependudukan ini akan dibentuk kader-kader siswa peduli kependudukan yang akan dilatih oleh BKKBN.  

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia