Rabu, 26 Sep 2018
radarkediri
icon featured
Events

Ribuan Jamaah Ikuti Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah

Selasa, 11 Sep 2018 16:30 | editor : Adi Nugroho

doa tahun baru hijriah

SAMBUT TAHUN BARU: Suasana doa bersama di Masjid Agung Kediri. (M ARIF HANAFI - JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KOTA – Ribuan warga bersama santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo memadati Masjid Agung, Kota Kediri, kemarin. Mereka mengadakan doa bersama untuk menyambut tahun baru 1 Muharam 1440 Hijriah.

“Acara ini merupakan agenda tahunan Kota Kediri. Harapan kami, di tahun depan masyarakat Kota Kediri lebih baik lagi,” ujar Wakil Wali Kota (Wawali) Lilik Muhibbah di sela acara.

Berpakaian serba putih, warga dan santri berduyun-duyun jalan kaki menuju Masjid Agung sekitar pukul 15.30 WIB. Jamaah terlihat meluber hingga ke Jalan PB Sudirman, barat alun-alun.

Usai salat Asar, kegiatan istighotsah dimulai. Jamaah tampak merenung, meratapi semua perbuatan yang dilakukan selama tahun ini. Setelah itu, acara  dilanjutkan dengan doa akhir tahun yang dipimpin Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Anwar Manshur.

Selama memanjatkan doa tersebut, tak sedikit jamaah yang menitikkan air mata. Suasananya begitu hening dan khidmat. Zikir dan doa awal tahun pun dilakukan setelah melaksanakan salat Magrib.

Doa dan salat Magrib berjamaah masih dipimpin oleh Gus Manshur –

panggilan karib KH Anwar Manshur. Semakin malam, jumlah jamaah yang datang semakin banyak. Bahkan membeludak hingga jalanan sekitar alun-alun. Area di utara perempatan Jl Urip Sumoharjo, Jl Brigjen Katamso, dan Jembatan Bandarngalim itu terlihat seperti lautan putih. Pasalnya, hampir semua jamaah berpakaian putih.

Setelah zikir dan doa awal tahun, KH Anwar Iskandar, pengasuh Ponpes Al-Amin, Ngasinan memberikan ceramah. Dia menyampaikan bahwa pada bulan Muharam banyak peristiwa yang bakal terjadi. Harapannya, umat dapat membuka lembaran baru dan mengisinya dengan amaliyah yang baik. Perbuatan baik lebih ditingkatkan. Termasuk meningkatkan kualitas iman dan takwa yang selama ini masih kurang maksimal.

“Semoga tahun depan bisa mempererat kesatuan bangsa, dijauhkan dari berita-berita yang tidak benar,” tutur Gus War–panggilan karib KH Anwar Iskandar.

Tak lupa, dalam ceramahnya, ia juga menyampaikan, keutamaan-keutamaan bulan Muharam. Termasuk amalan-amalan yang dianjurkan Rasulullah.

Sementara itu, Ihsan, jamaah yang hadir dalam istighotsah akbar tersebut mengatakan, doa bersama yang dilakukannya merupakan suatu bentuk rasa syukur atas karunia Allah yang diberikan pada tahun ini. Ia pun berharap, semoga di tahun selanjutnya bisa menjadi umat yang lebih taat dan selalu dalam lindungan-Nya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia