Rabu, 26 Sep 2018
radarkediri
icon featured
Features

Selalu Siaga 24 Jam

Unit Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Kediri

Senin, 10 Sep 2018 16:32 | editor : Adi Nugroho

bpbd siaga

SIAGA:Anggota tim URC BPBD bersiaga selama 24 jam, mengantisipasi panggilan kebencanaan. (ANDHIKA ATTAR - JawaPos.com/RadarKediri)

          Bencana tidak mengenal waktu dan tempat. Tidak ada yang dapat memprediksi kapan datangnya. Karena itu, anggota URC dituntut selalu waspada selama 24 jam.

          Alhasil, dibagilah tim URC ini menjadi tiga jadwal piket. Mereka akan bergantian per delapan jam. Satu kali piket ada tiga orang yang dipersiapkan untuk berjaga di depan alat komunikasi masing-masing. Berjaga-jaga jika ada panggilan bantuan.

          Tim URC yang dibentuk oleh BPBD Kabupaen Kediri ini pun sadar dengan klasifikasi warga Kabupaten Kediri. Beda warga, beda pula jenis alat komunikasi yang dipakai oleh mereka. Mengantisipasi hal itu, BPBD pun mengakomodasi setiap jenis alat komunikasi agar selalu bisa terhubung dengan warga yang butuh bantuan.

          “Sudah tidak ada alasan lagi untuk bingung caranya menghubungi kita bagaimana. Kita punya radio, telepon, whatsApp, SMS, dan bahkan kita ada aplikasi khusus untuk pelaporan bencana,” ujar Raden Randy Agatha Sakaira, plt kepala BPBD Kabupaten Kediri.

          Tak hanya itu saja, BPBD juga membuat aplikasi berbasis android yang diberi nama Silapna. Dengan begitu, lengkaplah sudah alat komunikasi yang bisa digunakan oleh warga untuk melaporkan jika terjadi kebencana.

Hal ini dilakukan agar setiap saat warga mengetahui ada bencana atau membutuhkan bantuan dari tim URC, dapat segera menghubungi. Dengan cepat memberikan informasi, tim pun akan segera bisa menolong warga tersebut. 

          Ada 21 personel yang tergabung menjadi anggota URC ini. Mereka diseleksi dari berbagai komunitas kepemudaan dan tanggap kebencanaan yang ada di Kabupaten Kediri.           Tiap-tiap komunitas yang ditunjuk mengirimkan calon terbaiknya. Proses seleksi dilakukan dengan ketat. Hanya orang yang terpilih dan memiliki kemampuan lebih yang bisa terpilih.

          “Setelah terpilih pun kami langsung berikan pelatihan dan bimbingan terpadu agar semua personel memiliki kecakapan yang sesuai harapan,” ungkap Randy.

          Tidak hanya bencana seperti gunung meletus, banjir, atau bencana besar saja yang mereka bantu tanggulangi. Tim juga turun ke lapangan jika ada panggilan pohon yang tumbang, kebakaran, atau bantuan orang yang tenggelam.

          Oleh karenanya, setiap personel dituntut untuk bisa menguasai segala medan. Entah itu mendaki, renang menyelam, dan semacamnya. Yang pasti kekuatan fisik dan ketenangan pikiran harus dimiliki setiap anggota.

Saluran Komunikasi URC BPBD

·        Telpon                           (0354)  697085

·        VHF Radio                  

                 Output: 15.7370

           Input.  :16.1020

·        Email                             bpbdkabkediri@gmail.com

·        Instagram                       bpbd_kabkediri 

·        WhatsApp                      +6282337557755

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia