Minggu, 05 Jul 2020
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Pilkades di Kediri: Ada Ujian jika Lebih dari Lima

31 Agustus 2018, 18: 42: 48 WIB | editor : Adi Nugroho

Pilkades di Kediri: Ada Ujian jika Lebih dari Lima

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Gelaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan digelar pada 7 November 2018 mendatang memiliki beberapa ketentuan dasar. Salah satunya adalah ketentuan terkait proses dan jumlah calon kepala desa.

          Dalam peraturannya, calon kepala desa yang dapat mengikuti pilkades maksimal berjumlah lima orang. Untuk itu, jika jumlah bakal calon kades yang mendaftar lebih dari lima orang maka akan dilakukan ujian penyaringan tertulis.

          Kemudian dari hasil ujian tersebut akan dilakukan penilaian untuk menentukan urutan lima besar. Proses seleksi atau ujian tersebut harus dilalui oleh para bakal calon kades untuk mendapatkan formasi lima calon kades.

“Nanti akan diranking. Bakal calon kades yang menempati lima besar akan menjadi calon kades,” ujar Muhammad Busthomi, Plt kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMPD Kabupaten Kediri kepada koran ini Rabu siang (29/8).

Lebih lanjut, soal ujian atau tes tersebut akan dibuat oleh camat setempat, pada masing-masing desa yang menyelenggarakan pilkades serentak. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa soal yang diujikan tidak akan sama dengan desa di kecamatan yang berbeda. “Iya, bisa berbeda-beda soalnya,” imbuhnya.

Terkait, materi atau bobot soal yang akan diberikan, Thomi menegaskan pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Seperti halnya juga terkait berapa jumlah soal yang diujikan.

“Yang pasti kewenangan pembuatan soal berada di tangan camat setempat,” tegas Thomi.

Untuk diketahui, setelah proses pembentukan panitia pilkades yang dibentuk oleh badan perwakilan desa (BPD) yang dilakukan melalui rapat desa, proses selanjutnya adalah sosialisasi. Masa sosialisasi pilkades dan penjaringan ini akan berlangsung pada 3-10 September. Kemudian setelah tahapan ini adalah proses pendaftaran calon kepala desa yang dimulai pada 12 September dan berakhir 24 September 2018 atau berkisar dua minggu.

Pilkades 2018 ini akan digelar serentak di 32 desa yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Kediri. Ke-32 desa yang dimaksud adalah Kanyoran (Semen); Sukoanyar (Mojo); Karangtalun dan Setonorejo (Kras); Bedug (Ngadiluwih); Ngletih dan Ringinsari (Kandat); Kandat, Kerkep, Gempolan dan Wonojoyo (Gurah); Silir (Wates); Datengan dan Cerme (Grogol).

Selain itu Puhjajar (Papar); Tugu dan Pesing (Purwoasri); Ringinpitu dan Sidowarek (Plemahan); Pelem dan Gedungsewu (Pare); Bukur dan Mlancu (Kandangan); Kedungsari (Tarokan); Balongjeruk, Wonorejo, dan Klepek (Kunjang); Parang dan Banyakan (Banyakan); Baye dan Nanggungan (Kayenkidul), dan Lamong (Badas).

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia