Minggu, 21 Oct 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal
Kediri Nite Carnival

Delegasi PT Gudang Garam Tbk: Pesan Harmoni dari ‘Kediri Kutha Panji’

Minggu, 26 Aug 2018 09:43 | editor : Adi Nugroho

pt gudang garam

SEMARAK: Kontingen PT Gudang Garam tampil memukau dengan tema ‘Kediri Kutha Panji’. (DIDIN SAPUTRO – JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI - Delegasi PT Gudang Garam Tbk (GG) berhasil menyedot perhatian ribuan pasang mata, tadi malam. Membawakan tema ‘Kediri Kutha Panji’, mereka tampil kolosal dan spektakuler.

Tak kurang dari 48 personel diterjunkan. “Kami libatkan banyak lembaga di internal,” sebut Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk Iwhan Tri Cahyono. Mereka berasal dari bidang humas, bagian transportasi, direktorat sigaret kretek tangan (SKT), bagian workshop, bagian elektrikal, hingga bagian rumah tangga perusahaan (RTP).

Iwhan mengatakan, tema itu diambil untuk mengangkat Panji sebagai karya sastra dan budaya kelas dunia asal Kediri. Sebuah karya yang layak disejajarkan dengan kisah Mahabharata dan Ramayana dari India.

Karya yang mengisahkan penyatuan kembali Kerajaan Kediri setelah pecah menjadi Jenggala dan Panjalu. Yakni, melalui cerita romantis bertemunya Panji Asmorobangun dan Galuh Candrakirana. “Kediri Nite Carnival adalah ajang yang tepat untuk mempromosikan sebuah kota, lengkap dengan budayanya. Makanya, sengaja kami angkat tema ini,” katanya.

Kolosalnya delegasi GG terlihat dari personel yang sampai enam barisan. Barisan pertama berupa para penari gunungan yang melambangkan kehidupan manusia. Semakin tinggi ilmu dan bertambahnya usia harus semakin mengerucut, menuju Tuhan.

Barisan kedua merupakan penampilan raja yang digambarkan dari sosok Panji Asmorobangun dan Galuh Candrakirana. Barisan ketiga para patih. Barisan keempat para punggawa. Barisan kelima para kleting. Barisan keenam sebagai penutup adalah para prajurit yang membawa bendera panji.

Ditambah dengan special effect seperti permainan lampu dan cahaya serta properti yang dipasang pada kendaraan hiasnya, delegasi GG benar-benar menyedot perhatian penonton. “Penampilan Gudang Garam selalu luar biasa,” komentar Hayati, salah satu warga, membandingkannya dengan penampilan GG di ajang yang sama tahun lalu.

Atas hal itu, Iwhan menyampaikan bahwa PT Gudang Garam Tbk hanya berusaha untuk selalu menampilkan yang terbaik. Dengan demikian, pesan yang dibawa diharapkan bisa diterima. “Ada dua pesan yang ingin kami sampaikan pada penampilan kali ini,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Kediri tadi malam.

Pertama, terang Iwhan, untuk umum. Bahwa persatuan, kerukunan, dan gotong royong sebagaimana slogan ‘Harmoni Kediri’ dibutuhkan untuk membuat negara atau daerah semakin maju. Ini seperti tercermin dari bersatunya Jenggala dan Panjalu hingga menjadi kerajaan yang lebih besar dan maju. “Kedua, untuk internal kami sendiri. Bahwa selain loyalitas, karyawan harus mau untuk senantiasa bekerja sama demi kemajuan perusahaan,” tandasnya.

Untuk diketahui, pada parade budaya HUT Kota Surabaya, 8 Mei lalu, delegasi PT Gudang Garam Tbk juga keluar sebagai penampil terbaik 1. Begitu pula dalam parade budaya Kabupaten Kediri, 8 Juli lalu.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia