Rabu, 26 Sep 2018
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
0 Madiun Putra FC v Persik Kediri 2

Brace Cepat Bagas Sangat Menentukan

Minggu, 26 Aug 2018 09:40 | editor : Adi Nugroho

MENANG: M Yusuf saat berjibaku mengamankan pertahanan Persik.

MENANG: M Yusuf saat berjibaku mengamankan pertahanan Persik.

MADIUN- Persik Kediri mampu memecundangi Madiun Putra FC pada pertandingan lanjutan penyisihan Liga 3 Nasional di Stadion Wilis Madiun kemarin sore. Mereka berhasil unggul 2 gol tanpa balas atas tuan rumah. Hasil itu membuat skuad Macan Putih masih kukuh di puncak klasemen.

Hebatnya, Persik sudah unggul satu gol ketika pertandingan baru berlangsung 2 menit. Melalui gol yang dicetak melalui sundulan kepala oleh Septian Satria Bagaskara. Memanfaatkan umpan crossing Fahad Ismail.

Dalam pertandingan kemarin, Bagas mencatatkan brace. Alias mencetak dua gol. Satu gol tambahan lagi dibukukan pada menit ke-11. Pemain bernomor punggung 10 itu memanfaatkan blunder pemain belakang MPFC. Saat pemain belakang MPFC berniat melakukan back pass  ke penjaga gawang, bola langsung diserobot oleh Bagas.

bagas persik

CETAK BRACE: Satria Bagaskara yang semakin eksplosif. (DIDIN SAPUTRO - JawaPos.com/RadarKediri)

“Alhamdulillah hari ini kami bisa ambil tiga poin,” ucap pelatih Persik Alfiat dengan suara riang saat dihubungi usai pertandingan.

“Padahal kondisi pemain ada yang cedera,” sambungnya.

Menurut Alfiat, ada dua pemain pilar yang terbebat cedera. Yaitu Adi Eko Jayanto dan Eka  Sama Adi. Keduanya tak dimainkan dalam pertandingan kemarin. 

Walaupun menang, Alfiat masih melihat ada celah di permainan timnya kemarin. “Pada menit-menit awal, pemain terlihat canggung. Namun selebihnya bisa bermain bagus,” sebutnya.

“Anak-anak tadi babak pertama disiplin, tanggung jawab dan menjalankan semua apa yang diinstruksikan pelatih,” tambahnya.

Ritme permainan meningkat saat memasuki babak kedua. Para pemain dari dua kubu saling serang. Kesempatan terbanyak masih diperlihatkan Persik. Itu ditunjukkan dari serangan yang hampir membuahkan gol. Namun sayang tendangan yang dilancarkan pemain macan putih masih bisa digagalkan kiper  MPFC Syamsi.

Alfiat menambahkan, dia bersyukur dengan hasil ertandingan tandang kemarin. Ia mengapresiasi pemain yang berjuang kerask.

“Mereka sudah bermain dengan maksimal. Juga menjalankan porsi yang diberikan pelatih sehingga bisa memenangkan pertandingan sore ini (kemarin, Red),” sahut pelatih asal Kediri tersebut.

Adapun kunci utama dalam kemenangan kemarin adalah kerjasama tim dari semua lini. Baik belakang, tengah, maupun depan. Build up dari belakang ke tengah, dirasa juga sudah cukup bagus. Namun dalam segi eksekusi yang masih kurang apik. Selain itu Motivasi menjadi pemuncak klasemen itu juga sangat berpengaruh bagi mental pemain untuk bisa memenangkan pertandingan.

Sementara, Wahyudi pelatih Madiun Putra menyampaikan bahwa hari ini permainan anak asuhnya masih belum maksimal. Terutama kontrol bola yang sering kali lepas. Itu juga terjadi di awal babak pertama.

“Di menit awal kami sudah kemasukan karena kurang siapnya anak-anak,” ujarnya.

Padahal Wahyudi mengaku sudah menginstrusikan pada beberapa lini untuk tampil maksimal. Namun mereka tidak bisa mengaplikasikanya dengan baik hingga kemasukan gol di menit awal itu.

“Sebenarnya kami pada babak kedua pun juga sudah instruksikan anak-anak untuk lebih berani bermain. Dan itu sudah terbukti dari peningkatan permainan. Banyak peluang. Tapi belum maksimal,” terangnya.

Dari hasil kemenangan ini Persik Kediri berada masih puncak klasemen Grup 5 Liga 3 Nasional. Mereka mengumpulkan 6 poin dari dua pertandingan.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia