Selasa, 13 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Features

Iskandar Tegar, Taekwondoin Kota Kediri Rambah Kancah Internasional

Dua Medali Emas dari Thailand dan Malaysia

Senin, 20 Aug 2018 14:00 | editor : Adi Nugroho

taekwondoin

HEBAT: Iskandar Tegar, Taekwondoin Kota Kediri Rambah Kancah Internasional (Iskandar Tegar For JawaPos.com/RadarKediri)

Sekitar tiga tahun lalu, Iskandar Tegar Dinata belum mengenal taekwondo. Baru 2015 ketika seorang teman mengajak ke tempat latihan, dia langsung tertarik. Berkat disiplin dan tekun berlatih, remaja ini akhirnya meraih prestasi hingga kancah internasional.

IQBAL SYAHRONI

Sudah sekira satu jam, Iskandar Tegar Dinata berlatih di dojang ketika Jawa Pos Radar Kediri menemuinya. Waktu itu, masih sekitar pukul 09.00, Minggu (12/8). Suasana tempat latihan taekwondo Balai Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri terlihat cukup ramai.

          Para remaja belasan tahun menempa fisik dengan olah raga bela diri di sana. Termasuk Tegar yang pagi itu terlihat bersemangat. Usai menyelesaikan sesi latihannya, taekwondoin sabuk merah ini bergegas menemui wartawan koran ini. Parasnya tampak semringah.

          Tak tampak lelah kendati keringat basah tampak menembus seragam doboknya. “Malah seger Mas, kalau habis latihan,” imbuh remaja 15 tahun berambut cepak ini.

Di usianya yang masih belia, Tegar telah mengharumkan nama Kota Kediri. Bahkan membawa nama besar negaranya di kancah Internasional. Ya itu setelah awal Agustus 2018 lalu, dia mewakili Indonesia di kejuaraan taekwondo internasional.

Kejuaraan tingkat dunia itu diikutinya di Malaysia. “Baru pulang tanggal 5 Agustus kemarin, Mas,” ujar pelajar SMP berkulit sawo matang ini. Pada tahun sebelumnya, yakni di 2017, Tegar juga pernah berjaya di Thailand.

Siswa kelas IX SMPN 3 Kota Kediri ini merasa bangga bisa mewakili Kota Kediri dalam kancah internasional. Ia juga senang bisa mempraktikkan hasil latihan yang telah dipelajarinya dari pelatih taekwondonya di AGS Taekwondo Kediri.

Prestasi yang diraih Tegar ketika mengikuti kejuaraan taekwondo cukup banyak. Selain mengikuti kerjuaraan The 3rd Heroes Taekwondo International Championship 2017 di Thailand dan MBW International Invitation Taekwondo Championship 2018 di Malaysia, dia pernah mengikuti kejuaraan taekwondo lain yang diadakan di Indonesia. “Pernah ikut smatarda, porprov (pekan olahraga provinsi) kemarin juga ikut, Mas,” ungkapnya.

Awalnya, Tegar tertarik dengan olahraga beladiri ini karena pernah diajak temannya untuk datang berlatih taekwondo. Sejak itu, dia merasa senang dan cocok dengan olahraga tersebut. Karena itu, dirinya terus melanjutkan untuk berlatih taekwondo di klub AGS. “Sabeum (pelatih) Joko dan Sabeum Agung, semuanya sangat membantu ketika latihan,” paparnya.

Di klub AGS, Joko Ariyanto, dan Agung merupakan instruktur atau pelatih kepala yang sehari-hari berinteraksi dengan para taekwondoin.

Untuk porsi latihan yang dijalani di AGS, Tegar merasa tidak terlalu terbebani. Pasalnya, ia menyadari latihan yang dilakoninya juga untuk kebaikan dirinya sendiri. Yang membanggakan, meski aktif mengikuti kegiatan taekwondo, Tegar tidak melupakan kegiatan belajar di sekolahnya. Terbukti, selama mengikuti ajang kejuaraan dirinya tidak pernah tertinggal mengikuti pelajaran.

Padahal, aktivitas sebelum berangkat sekolah adalah menjalani latihan fisik yang rutin dilakukan oleh para murid AGS. Jadwalnya sekitar pukul 05.00 sampai 06.00 pagi. “Ya, bagus nanti ketika sekolah jadi tidak mengantuk,” ungkapnya.

Selain berlatih fisik bersama teman-teman sesama taekwondoin, Tegar juga sering diajak ayahnya untuk sekadar berolahraga seperti jogging di rumahnya mengelilingi Perumahan Podomoro, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. “Pernah juga dari rumah sampai ke Gunung Klotok,” ujarnya.

Sebaliknya, Tegar justru merasa senang. Ini karena setiap kegiatannya selalu didukung oleh orang tuanya. Terkait cita-citanya kelak, Tegar mengaku, ingin mengikuti jejak ayahnya. Dirinya ingin menjadi seorang polisi. “Ya kepinginnya nantinya ingin memasuki Akpol (Akademi Kepolisian),” akunya.

Anak tunggal dari pasangan Aipda Maryanto dengan Tatik Hardiana ini sudah merencanakan masa depannya sejak dini. Ia ingin melanjutkan sekolah di SMA Taruna di Magelang sebelum nanti mengikuti seleksi Akpol. “Ya, sebagai orang tua kami terus mendukung apapun yang diminati Tegar,” kata Maryanto yang kala itu mendampingi putranya.

    Sebelum bertanding, Maryanto dan Tatik selalu memberikan semangat dan doa agar putra kesayangannya selalu diberikan kesehatan dan keselamatan ketika bertanding. Pasalnya, semua bisa terjadi ketika pertandingan taekwondo. Mereka juga mengingatkan kepada Tegar bahwa tetap rendah hati dan semangat  dalam berlatih.

    Sampai saat ini, Tegar masih sibuk berlatih untuk mengikuti kejuaraan atau lomba yang akan ia ikuti. Ia terus berlatih agar  “Paling dekat ini Kapolri Cup di Jakarta, Mas,” ujar Tegar.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia