Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Ekonomi
Cabai Rawit Masih Stabil

Masih Bertahan di Harga Rp 46 Ribu

25 Juli 2018, 14: 52: 30 WIB | editor : Adi Nugroho

STOK TERBATAS: Pedagang cabai rawit di Pasar Grosir Ngronggo Masih stabil meski pasokan mulai berkurang karena tidak adanya panen.

STOK TERBATAS: Pedagang cabai rawit di Pasar Grosir Ngronggo Masih stabil meski pasokan mulai berkurang karena tidak adanya panen. (RAMONA VALENTIN – JawaPos.com/RadarKediri)

Share this          

KEDIRI KOTA - Cabai rawit terkenal dengan harga yang cenderung fluktuatif. Namun berbeda, pasalnya hingga kemarin (24/7) harga cabai rawit masih Rp 46 ribu per kilogram. Diketahui harga tersebut masih di sektor pasar grosir, belum berada di pasar eceran.

Hal tersebut dibenarkan Samiran, salah satu pedagang cabai rawit di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo. “Sudah seminggu lebih, harga cabai rawit belum berubah. Padahal ini grosiran lho,” paparnya pada Jawa Pos Radar Kediri. Ia juga mengungkapkan bila jumlah stok cabai rawit cenderung mengalami kelangkaan yang disebabkan tidak ada panen. “Kediri itu banyak lahan, setahu saya yang bisa ngirim ya yang dari Ngancar,” ujarnya. Ia mengungkapkan bila harga cabai rawit per kilogram Rp 46 ribu, dengan harga tawaran awal Rp 47 ribu.

Ia menerangkan bila hari selanjutnya harga cabai rawit berpotensi tetap bahkan  terus dan tidak mengalami penurunan sampai pasokan cabai rawit mulai stabil. Ia juga mengakui bila kondisi stok cabai rawit tidak sama dengan stok cabai merah yang cenderung melimpah. “Karena dibanding cabai rawit dan cabai merah, lebih mudah busuk cabai rawit,” ujarnya sambil melayani pembeli. Ia juga mengungkapkan rata-rata harga jual dari petani cabai rawit sebesar Rp 41 ribu hingga Rp 42 ribu per kilogram.

Hal serupa diungkapkan oleh Agus Wiyudho, yang juga berdagang cabai merah dan cabai rawit di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo. “Wah ini harga segitu bertahan terus, stoknya setiap hari nggak bertambah malah berkurang,” ujar laki-laki yang sehari-harinya mengenakan topi ini.

Ia juga mengungkapkan bila cabai rawit yang biasanya melimpah, kemarin diakuinya banyak pedagang yang tidak menjual cabai rawit karena tidak mendapatkan barang. “Kalau pedagang yang juga petani cabai rawit, pasti nggak khawatir dapat barang,” katanya.  

Sementara itu, harga cabai rawit di pasar tradisional yang menjual eceran, harga cabai rawit diketahui sekitar Rp 48 ribu sampai Rp 50 ribu. Suwarno, salah satu pedagang rempah PASAR Setonobetek mengakui hal demikian. “Cabai rawit awet harga mahalnya, stoknya sedikit,” pungkasnya.

(rk/fiz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia