Selasa, 21 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik
2019 Ground Breaking Bandara

Bandara Kediri Menuju "Take Off"

Runway 3 Ribu Meter, Bisa Jadi Embarkasi Haji

23 Juli 2018, 16: 08: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

Bandara Kediri Menuju "Take Off"

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Informasi seputar rencana pembangunan bandar udara (bandara) di Kabupaten Kediri semakin bertambah. Terbaru, rencananya bandara yang berlokasi di tiga kecamatan di wilayah Barat Sungai Brantas itu, Grogol – Tarokan – Banyakan, itu bakal segera melakukan ground breaking. Penggalian tanah pertama untuk proyek tersebut bakal terjadi Maret 2019.

Informasi tentang waktu ground breaking itu diucapkan oleh Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa kemarin (22/7). Saat melakukan pelepasan calon jamaah haji (CJH) dari kalangan Muslimat NU serta syukuran atas kemenangannya itu, Khofifah menyebut bahwa proyek besar tersebut bakal dimulai tahun depan.

“Proyek bandara insya Allah akan dimulai Maret 2019,” ujarnya usai acara di Graha Muslimat NU Kabupaten Kediri, Ngasem.

Tidak tanggung-tanggung, bandara Kediri nanti akan bertaraf Internasional. Sebab, rencananya, landasan pacu bandara ini akan sepanjang 3.000 meter. Dengan landasan pacu sepanjang itu maka pesawat berbadan besar seperti air bus akan bisa mendarat.

Nah, masih menurut Khofifah, bila pesawat besar bisa mendarat, bandara Kediri nanti bisa memberangkatkan jamaah haji dari Kediri dan sekitarnya. “Tentunya hal ini akan mengurangi kendaraan dari wilayah selatan Jatim yang menuju Surabaya. Sekaligus bisa mengurai air traffic yang ada di Bandara Juanda,” terang mantan menteri sosial tersebut.

“Bandara Juanda saat ini sudah over load dan memang harus terdistribusi ke daerah lain,” imbuhnya.

Tak hanya itu apabila nanti usai ground breaking bandara, Khofifah juga menyarankan agar disiapkan pula asrama haji di Kediri. Dengan begitu benefit bagi Kediri bisa bertambah. Pendapatan Kabupaten Kediri nanti akan semakin meningkat. Karena semua jamaah haji dari wilayah Kediri dan sekitarnya bisa datang ke Kabupaten Kediri. Termasuk juga pemberangkatan jamaah umrah.

“Ground breaking proyek Bandara Kediri dimulai Maret 2019. Maka pemerintah harus menyiapkan pembangunan asrama haji di Kediri. Sehingga nantinya di Jawa Timur bakal memiliki tiga embarkasi. Selain Surabaya juga ada embarkasi Jember dan Kediri,” jelas wanita yang bila nanti dilantik bakal menjadi gubernur perempuan pertama Jatim itu.

Khofifah menilai bahwa memang sudah seharusnya ada pembangunan bandara di wilayah Kediri. Sebagai salah satu langkah percepatan peningkatan perekonomian di wilayah selatan Jawa Timur.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Graha Muslimat NU Kabupaten Kediri kemarin. Selain melepas CJH, Khofifah juga melakukan syukuran atas kemenangan dalam Pilihan Gubernur Jatim 2018 ini. Dalam kegiatan tersebut juga tampak Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil Kabupaten Kediri Subianto, yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim dari Partai Demokrat, serta Bupati Kediri Haryanti Sutrisno.

(rk/fiz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia