Minggu, 21 Oct 2018
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
Aksi boikot Persikmania

Sepinya Penonton Persik v Madiun Putra FC

Manajemen: Hanya Salah Paham

Rabu, 18 Jul 2018 15:11 | editor : Adi Nugroho

Sepinya Penonton Persik v Madiun Putra FC

KEDIRI KOTA - Aksi boikot Persikmania yang berujung pada sepinya penonton Persik v Madiun Putra FC, Sabtu (14/7) hanya karena kesalahpahaman. Pihak manajemen mengklaim bahwa banyak di antara suporter yang tidak tahu kondisi Persik sesungguhnya saat ini.

“Permasalahannya hanya pada masalah kesalahpahaman komunikasi,” aku Sekretaris Umum Persik Subiantoro.

Pria yang karib disapa Toro itu menjelaskan bahwa selama ini Persik sudah menjadi klub profesional. “Meski saat ini berada di Liga 3, namun Persik ini ada badan hukumnya yang berupa sebuah PT,” terangnya.

Selain itu juga dibuktikan dengan adanya  kepengurusan lain. Seperti manajemen tim, panitia pelaksana (panpel) pertandingan, dan juga komunitas pendukung yaitu Persikmania. Menurutnya pemahaman dari sebuah klub profesional itu secara keseluruhan yang tidak dipahami oleh para suporter. Sehingga terjadilah aksi seperti yang dilakukan Persikmania akhir-akhir ini.

Ditanya terkait pentingnya Persikmania. Toro mengutarakan bahwa sebenarnya Persikmania secara keseluruhan sangat penting bagi tim. Mereka ibarat pemain ke-12. Keberadaanya pun sangat berarti bagi masa depan Macan Putih. Namun pihaknya tidak bisa memaksakan kehendak dari apa yang dilakukan Persikmania.

Secara kebutuhan tim, Persik sendiri membutuhkan keberadaan suporter tersebut. Pihak manajemen selama ini juga sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik. Terutama terkait kebutuhan pemain secara keseluruhan.

Toro juga menjelaskan, saat ini pihak manajemen terus melakukan komunikasi dengan beberapa kelompok suporter. “Mereka memaklumi kondisi Persik saat ini dan itu artinya mereka bisa menerima. Tetapi dengan catatan kami harus memperbaiki beberapa sektor dan bisa membawa Persik promosi ke Liga 2,” terangnya.

Toro juga menambahkan, bahwa target manajemen sejak awal adalah membawa Persik promosi ke Liga 2. Langkah yang selama ini sudah ditempuh adalah membuat nyaman pemain, menciptakan suasana agar tetap kondusif, dan memenuhi kebutuhan pemain sesuai yang tertera di kalusul kontrak.

Selain itu, pihak menajemen juga telah melakukan perombakan pengurus secara struktural. “Hal ini kami lakukan sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi dan mengembalikan kejayaan Persik seperti dulu lagi,” sambungnya.

Sementara terkait penambahan pemain, Toro menyampaikan bahwa sebelum bergulirnya lanjutan Liga 3 ini. Pihaknya sudah berburu striker dan pemain belakang sesuai permintaan pelatih. Namun untuk mendapatkan pemain yang sesuai kriteria pelatih masih sulit. Membutuhkan waktu lama. Sehingga harapanya, pada paruh musim mendatang, kekosongan tersebut bisa diatasi.

(rk/fiz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia