Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Wah, Hotel di SLG Telah Kantongi Izin Sejak Tahun Lalu

21 Juni 2018, 14: 57: 01 WIB | editor : Adi Nugroho

hotel di slg

SUDAH MULAI: Pembangunan hotel di SLG. (RAMADANI WAHYU - JawaPos.com/RadarKediri)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Area Simpang Lima Gumul (SLG) bakal semakin menjadi daya pikat masyarakat. Tak hanya bagi warga Kabupaten Kediri dan sekitarnya saja. Tapi juga bagi warga luar kota. Sebab, fasilitas di lokasi yang kini jadi ikon Kabupaten Kediri tersebut bakal segera dibangun hotel.

Dengan pembangunan hotel tersebut, arus wisatawan diperkirakan bakal semakin meningkat. Sekaligus mampu mendongkrak lag potensi ekonomi Kabupaten Kediri.

Menurut Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Krisna Setiawan, pencanangan hotel di lokasi itu sudah sejak 2017. Dan akan terwujud tahun ini. Hotel tersebut adalah Fave Hotel milik PT Yaz Markazi.

“Sekarang sudah mulai tahap awal pembangunan,” terang Krisna.

Krisna memang tak mengungkap secara detail tahap awal pembangunan hotel tersebut. Namun, berdasarkan pemantauan Jawa Pos Radar Kediri , di lokasi tersebut telah dilakukan perataan tanah. Lokasi hotel itu berada tepat di depan Convention Hall. Salah satu indikasi pembangunan hotel telah dimulai adalah pemasangan pagar keliling di lokasi tersebut.

Dikonfirmasi terkait perizinan, baik Krisna maupun Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Mustika Prayitno Adi menyatakan bahwa pembangunan hotel itu telah mengantongi izin. Mustika menambahkan, untuk dokumen pengelolaan lingkungan dan izin lingkungan sudah selesai diproses. Bahkan,  penyelesaian izin dan dokumen lingkungan pendukung telah selesai pada 2017 yang lalu.

“Dokumen seperti AMDAL, dokumen pendukung UKL/ UPL sudah selesai,” paparnya.

Hal ini juga diutarakan oleh Krisna, bahwa perizinan sudah selesai semua. Oleh karenanya pihak pengelola sudah bisa melakukan tahap awal pembangunan. Krisna juga menyatakan bahwa dengan adanya pembangunan hotel milik swasta ini akan bisa mendorong sektor potensial di wilayah SLG. Bukan hanya sektor ekonomi tapi juga sektor pariwisata.

Ditanya berapa persen pengaruh dengan adanya pembangunan hotel ini terhadap pertumbuhan sektor lain, terutama ekonomi dan wisata, Krisna belum bisa memperkirakan. Tapi dengan melihat kondisi sekarang, di mana Kabupaten Kediri masih kekurangan hotel yang mumpuni, dirinya yakin pembangunan hotel ini akan berdampak positif.

“Karena selama ini memang hotel yang representatif di Kabupaten Kediri masih kurang,” pungkasnya.  

(rk/fiz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia