Selasa, 18 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Politik

ASN Nganjuk Tidak Ada Cuti Tahunan

Setelah Libur Lebaran, Langsung Efektif

12 Juni 2018, 15: 53: 42 WIB | editor : Adi Nugroho

pns kabupaten kediri

HARUS TERTIB: Usai lebaran PNS langsung efektif masuk. (ANWAR BAHAR BASALAMAH - JawaPos.com/RadarKediri)

Share this          

NGANJUK – Pemkab meminta belasan ribu aparatur sipil negara (ASN) wajib masuk usai cuti Lebaran selama 10 hari. Mereka menegaskan tidak memberikan cuti tahunan kepada pegawai. Dengan begitu, seluruh ASN wajib bekerja normal kembali pada Kamis depan (21/6).

          Untuk diketahui, sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) No. 13/2018 tentang Cuti Lebaran, cuti bersama ASN diberikan selama 10 hari. Yakni mulai 11 Juni sampai 20 Juni. Karenanya, pada 21 Juli ASN kembali masuk seperti hari biasa.

          Kabag Humas Pemkab Nganjuk Agus Irianto mengatakan, libur cuti bersama ASN sudah sangat panjang. Karena itu, tidak alasan lain bagi pegawai untuk tidak masuk di hari pertama. Hal itu sesuai dengan surat edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) tentang Penegakan Disiplin dalam Pelaksanaan Cuti Bersama 2018. “Semua ASN wajib masuk di hari pertama,” ujarnya.

          Menindaklanjuti SE tersebut, Agus mengatakan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk tidak memberikan cuti tambahan bagi PNS setelah Lebaran. Sebelum Lebaran, cuti hanya diberikan kepada ASN yang akan menunaikan ibadah umrah dan melahirkan. “Untuk cuti tahunan tidak ada,” tegasnya.

          Sesuai arahan Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk Sudjono, Agus meminta seluruh ASN harus sudah bekerja pada 21 Juni. Di hari pertama itu, pelayanan kepada masyarakat sudah efektif seperti biasa. “Meskipun (masuk pertama) di hari Kamis, pelayanan sudah efektif,” kata PNS asal Kecamatan Loceret ini.

          Sementara khusus ASN yang bekerja di bagian pelayanan seperti rumah sakit umum daerah (RSUD) dan dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil), dan satpol PP, Agus mengungkapkan, mereka tidak diberikan libur selama cuti bersama. Jatah libur baru diberikan setelah Lebaran. “Mereka tetap berdinasi di hari Lebaran,” urainya.

          Lebih jauh Agus mengatakan, hari pertama pasca-Lebaran nanti akan diawali denga apel yang dipimpin Pj bupati. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal. “Selanjutnya pegawai kembali ke OPD (organisasi perangkat daerah) masing-masing untuk bekerja,” ujar Agus.

          Untuk memastikan absensi ASN, kata Agus, BKD akan melaksanakan inspeksi mendadak di seluruh OPD. Dari sana, mereka mengetahui ASN yang masih bolos di hari pertama. “Nanti kami beri teguran. Itu juga berpengaruh terhadap TPP (tambahan penghasilan bagi PNS),” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia