Rabu, 22 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Features

Alfa Voice, Grup Nasyid MAN 2 Kota Kediri, Finalis Syiar Anak Negeri

Lagu dan Kostum Khusus Jelang Tampil di Jakarta

11 Mei 2018, 17: 17: 52 WIB | editor : Adi Nugroho

grup nasyid - radar kediri

KOMPAK: Grup Nasyid Alfa Voice. (BAGUS ROMADHON - JawaPos.com/RadarKediri)

Share this          

Grup nasyid ini baru berumur enam bulan. Tapi, prestasinya tak bisa dipandang ringan. Empat gelar sudah mereka koleksi. Baik di level Jatim maupun nasional. Grup ini juga jadi finalis ajang ‘Syiar Anak Negeri’.

BAGUS ROMADHON

Penggalan syair dari lagu ‘Si Udin’ ciptaan Wali Band menggema di ruang kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Kediri siang itu (7/4). Walaupun tak diiringi alat musik, lagu yang dipopulerkan grup band Wali itu terasa merdu. Semakin dinamis karena beberapa orang ada yang menirukan suara alat musik dari mulutnya. 

Pemilik suara-suara itu adalah lima orang personil Alfa Voice. Grup nasyid asal MAN 2 Kota Kediri. Septian Dwi Pamungkas, M. Faris Wilfary, M. Wildan Habibi, Reyhan Akira Hafidz, dan Hafiduddin. Kelimanya menunjukkan kebolehan di depan Kepala MAN 2 Kota Kediri Nursalim. Ada pula sang pembina nasyid Abdul Fakhor.

Tak lebih dari tiga menit mereka bervokal. Tapi kualitas sudah terlihat. “Mereka jadi finalis ‘Syiar anak Negeri’,” terang Nur Salim.

“Acara itu digelar salah satu stasiun televise swasta nasional,” terusnya.

Awalnya, tak ada yang menyangka kelompok ini bisa menembus sampai grand final. Kompetisi itu tergolong besar di Indonesia. Diikuti ratusan grup nasyid dari seluruh Indonesia.

“Hanya ada 12 grup yang lolos,” terang Abdul Fakhor.  

Seperti halnya kontes pencarian bakat lain yang digelar televisi swasta nasional, 12 grup finalis itu bakal dikarantina di Jakarta. Mulai 12 Mei hingga 8 Juni. Setiap pekan grup-grup itu bakal tampil. Dan akan ada satu grup yang tereliminasi.

Untuk audisinya, para peserta harus meng-up load video ke channel yang sudah ditentukan. Durasinya hanya lima menit.

Fakhor mengaku tahu ada kompetisi itu dari kepala madrasah. Setelah itu dia mencoba membuat video bersama Alfa Voice. Lagu yang mereka bawakan adalah ‘Doa Orang Tua’. Lagu itu popular oleh grup nasyid Salsabil asal Aceh.

Dalam klip itu, Alfa Voice memadukannya dengan kultum. “Jadi sembari bernyanyi ada anggota yang berdakwah,” terang Fakhor.

Tak ada persiapan khusus grup ini untuk mengikuti event tersebut. Namun, mereka menjaga kesehatan sebelum tampil. Seperti minum madu ataupun susu telur madu jahe (STMJ). “Untuk menjaga suara,” terang Fakhor.

Tak adanya persiapan khusus tersebut karena Alfa Voice rutin berlatih selama ini. Lagu yang akan mereka tampilkan sudah biasa dinyanyikan saat berlatih. Sebab, selama ini latihan mereka tergolong intensif. Dua kali dalam seminggu. Bahkan, jelang lomba biasanya waktu latihan bisa sampai malam hari.

“Dulu sempat (latihan) sampai dua minggu full waktu mendekati lomba,” ungkap Ketua Nasyid MAN 2 Kota Kediri Hafiddudin.  

Perhatian pihak sekolah juga besar. Bahkan, kepala madrasah sampai rela membawakan makanan dan minuman kala grup itu berlatih. “Agar mereka lebih semangat,” kelakarnya.

Kekompakan menjadi kunci kesuksesan Alfa Voice. Sempat vakum setahun terakhir, grup ini bangkit dengan anggota baru. Pemilihan anggota baru menggunakan sistem kultural. Yakni melihat siswa yang dulunya sempat ikut grup Nasyid saat MTs ataupun SMP.

Hasilnya pun menjanjikan. Dengan adanya basic nasyid, mereka lebih mudah mengesplorasi musik yang masuk ke Indonesia pada era 80-an tersebut. Buktinya, ada empat festival Nasyid yang sudah dimenangi oleh Alfa Voice. Yakni juara 3 GSRA Unair Surabaya, juara 1 ASPI di SMKN 5 Surabaya tingkat SMA, juara 2 Festival Nasyid UIN Malik Ibrahim Malang, dan juara 4 di festival nasyid nasional di Jogjakarta. “Semua diraih sebelum 6 bulan,” tambah Hafid.

Kini, persiapan menuju ibu kota sudah mulai sejak mereka diumumkan sebagai finalis. Tepatnya 5 Mei lalu. Kostum khusus sudah dibuat pihak madrasah untuk Alfa Voice. “Mungkin ada 5-6 kostum,” ungkap Nur Salim.

Tidak hanya itu, lagu juga sudah disiapkan. Total ada 6-7 lagu yang rencananya akan ditampilkan. “Nanti kita juga datangkan tim ahli,” tambah pembina Fakhor.

Fakhor berharap semua persiapan ini bisa menjadikan Alfa Voice nomor satu. Sesuai dengan namanya. “Alfa dalam bahasa yunani artinya satu. Kami berharap mereka juga menjadi nomor satu,” ujarnya sembari tersenyum.

Senada dengan Fakhor, Nur Salim pun ingin mereka berusaha tampil semaksimal mungkin di setiap penampilan. “Semoga dapat membanggakan orang tua, keluarga, dan madrasah,” harapnya.

(rk/*/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia