Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Bentuk Gakkumdu sekaligus Satgas OTT

03 Maret 2018, 16: 01: 29 WIB | editor : Adi Nugroho

pilwali kediri - radar kediri

Share this          

KEDIRI KOTA - Pengawasan pemilihan wali kota (pilwali) Kediri kali ini dilakukan lebih ketat. Selain tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), pengawasan juga dilakukan oleh satuan tugas (satgas) Operasi Tangkap Tangan (OTT) politik uang.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kediri Yoni Bambang Suryadi mengatakan, tim Gakkumdu dan Satgas OTT politik uang adalah dua tim yang berbeda. Namun keduanya tetap menjalankan fungsinya untuk melakukan pengawasan dalam pilwali. “Gakkumdu tetap ada meskipun sekarang juga ada Satgas OTT,” kata Yoni kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.

Menurut Yoni, Gakkumdu terdiri atas tiga pilar, yakni panwaslu, kejaksaan, dan kepolisian. Sedangkan untuk Satgas OTT politik uang merupakan inisiatif dari pihak kepolisian.

Masih dikatakan Yoni, Gakkumdu nantinya tetap akan fokus menangani kasus-kasus pelanggaran selama masa pilwali berlangsung. Terutama untuk pelanggaran yang sifatnya adalah pidana. “Nanti akan kita lihat laporannya apakah memang benar-benar pidana ataukah hanya pelanggaran yang sifatnya administratif,” sambung Yoni.

Hingga sejauh ini, kata Yoni, belum ada laporan mengenai pelanggaran-pelanggaran dalam pilwali. Meskipun sebenarnya saat ini tahapan kampanye sudah dimulai. “Tapi masih sebatas kampanye yang tertutup, belum kampanye terbuka,” sambungnya.

Jika ditemukan pelanggaran, diharapkan untuk segera melaporkan ke Gakkumdu. Namun yang perlu diingat adalah bahwa laporan itu harus benar-benar memenuhi syarat. “Mulai dari adanya pelapor, bukti, dan saksi,” pungkas Yoni.

(rk/fiz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia