Senin, 20 Aug 2018
radarkediri
icon featured
Travelling

Jatuh Bangun di Tanjakan KTK, Siapa Penakluknya?

Minggu, 25 Feb 2018 20:11 | editor : Adi Nugroho

kelud trail - radar kediri

CURAM: Rider harus berjibaku untuk menaklukkan Tanjakan KTK di lereng Kelud, kemarin. Belum ada yang mampu menaklukkannya sesuai ketentuan pada hari pertama. (M ARIF HANAFI - JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KABUPATEN- Benar-benar menjadi ajang adu nyali. Para rider, kemarin, harus jatuh bangun untuk menaklukkan medan Trail Adventure Bakti Sosial Kabupaten Kediri di Gunung Kelud. Terutama saat melintasi enam tanjakan yang disediakan panitia.

Yang paling menantang adalah ketika harus menaklukkan Tanjakan KTK. Dengan kemiringan sekitar 45 derajat, mereka tak hanya harus bisa mengendalikan motornya. Akan tetapi, juga harus mampu mengendalikan dirinya sendiri.

Sedikit saja salah perhitungan, motor bisa terlepas tanpa kendali. Tubuh pun akan terpelanting atau terjerembap ke tanah. “Memang, ini tantangannya,” sebut Ketua Komunitas Trail Kediri (KTK) Slamet Budiono yang lebih akrab disapa Mbah Mett di komunitas trail.

Karena itu pula, ia berani memberikan hadiah khusus berupa seekor kambing untuk rider yang pertama kali mampu menaklukkan tanjakan tersebut. Syaratnya, sesuai slogan event ini –no helper, no sweeper, tak boleh ada bantuan pihak lain. Sebelumnya, mereka juga harus terlebih dulu menaklukkan Tanjakan Konjen dan Turunan X Rodeo tanpa jatuh.

Seperti diberitakan, total ada enam tanjakan yang harus ditaklukkan para rider dalam event ini. Yakni, Tanjakan Gudang Garam, Tanjakan Konjen, Tanjakan Surya, Tanjakan Patriot, Tanjakan KTK, dan Tanjakan Merdeka. Masing-masing punya karakteristik sendiri. Semua tak mudah dilalui. Banyak yang sudah jatuh bangun di tanjakan-tanjakan itu sebelum sampai di Tanjakan KTK.

Mengambil start di Lapangan Sidomulyo, Kecamatan Puncu, peserta diberangkatkan sekitar pukul 08.30, kemarin pagi, oleh Ketua KTK 2018-2021 Slamet Budiono. Sejumlah perwira militer juga ikut. Mereka adalah Kasdam V Brawijaya Brigjen Widodo, Komandan Brigif 16 Wirayudha Letkol Inf Slamet Riadi, serta Komandan Kodim 0809 Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno.

Para perwira itu ikut ngetrail bareng peserta. Menempuh rute sekitar 80 kilometer dengan aneka medan di lereng Kelud. “Ini sekaligus moment untuk menjalin kebersamaan dan keakraban di antara kita,” ungkap Mbah Mett yang juga wakil direktur PT Gudang Garam itu.

Sebelumnya, mereka juga sudah melakukan aksi-aksi sosial yang mengiringi kegiatan ini. Mulai dari mengaspal jalan berlubang sepanjang empat kilometer di Puncu, membantu perbaikan tempat-tempat ibadah, hingga bagi-bagi sembako kepada warga yang membutuhkan. “Rider itu bukan hanya bernyali, tapi juga harus peduli,” tandas Mbah Mett tentang misi yang ingin disampaikan dalam kegiatan yang didukung oleh PT Gudang Garam Tbk, Polres Kediri, dan KTK tersebut.

Lalu, siapa yang berhasil menaklukkan Tanjakan KTK berhadiah kambing kemarin? Belum ada. Poin tertinggi diperoleh Adies, rider PT Gudang Garam Tbk. Akan tetapi, dia belum memenuhi rule of the game yang dibuat oleh panitia. “Luar biasa tanjakannya. Tidak mudah,” komentar Adies yang juga sempat ber-free style di Lapangan Sidomulyo itu.

Pantauan koran ini, sebelum mencapai puncak Tanjakan KTK, para rider sudah banyak yang jatuh. Bahkan, sejak memulai tanjakan, beberapa di antaranya harus jatuh bangun. Hari ini, para rider akan melanjutkan petualangannya. “Kita gelar dua hari sampai besok (hari ini, Red),” kata Ketua Panitia Trail Adventure Bakti Sosial H Inali didampingi sekretarisnya, Mahmoed GP. Lalu, adakah yang mampu menaklukkan tanjakan itu?

(rk/*/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia