Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Panwaslu Awasi Kampanye di Dunia Maya

Satpol PP Copoti Baliho Paslon

17 Februari 2018, 09: 06: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

BELUM MASA KAMPANYE: Personel Satpol PP melepas baliho pasangan calon bupati dan calon gubernur di bundaran Jl Panglima Sudirman, Kota Nganjuk, kemarin. Hal yang sama dilakukan di total 20 kecamatan di Nganjuk.

BELUM MASA KAMPANYE: Personel Satpol PP melepas baliho pasangan calon bupati dan calon gubernur di bundaran Jl Panglima Sudirman, Kota Nganjuk, kemarin. Hal yang sama dilakukan di total 20 kecamatan di Nganjuk. (Anwar Bahar Basalamah - RadarKediri/JawaPos.com)

Share this          

NGANJUK – Di masa kampanye mulai hari ini, panitia pengawas pemilu (panwaslu) tidak hanya mengawasi kampanye tatap muka saja. Melainkan juga kampanye di dunia maya. Kemarin, panwaslu meminta tim pasangan calon (paslon) melaporkan lima akun media sosial (medsos) milik mereka. 

Ketua Panwaslu Kabupaten Nganjuk Abd Syukur Junaidi mengatakan, ada lima akun medsos yang wajib didaftarkan ke KPUD. Di antaranya adalah instagram (IG), facebook (FB) dan twitter. Tiga aplikasi  tersebut paling sering dipakai masyarakat di Kabupaten Nganjuk, saat ini. “Itu (akun medsos, Red) akan kami awasi,” kata Syukur kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.            

Penyerahan nama akun itu, lanjut Syukur, untuk memudahkan panwaslu melakukan pengawasan di medsos. Sebab, kampanye di medsos juga dianggap potensial melakukan pelanggaran.

Bagaimana teknis pengawasannya? Ditanya demikian, Syukur menyebut ada beberapa jenis pengawasan. Mulai menerima laporan langsung dari masyarakat hingga penelusuran langsung. Panwaslu akan menindak tegas paslon yang melanggar. Termasuk yang melakukan money politics.

Untuk diketahui, sehari jelang masa kampanye kemarin, Satpol PP bersama panwaslu dan pengawas pemilu lapangan (PPL) mencopoti baliho paslon yang tersebar di seluruh wilayah Nganjuk. “APK (alat peraga kampanye, Red) yang terpasang tidak sesuai kesepakatan dan belum masuk tahapan. Makanya dilepasi,” tegas Syukur.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk Abdul Wakid mengatakan, semua APK di semua kecamatan dilepas kemarin. Satpol PP menerjunkan 27 personel yang melepas baliho dan spanduk mulai dari Wilangan sampai Kertosono. “Kecamatan lain dibantu panwascam dan PPL (petugas pengawas lapangan),” katanya. 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia