Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Duh, Minta ‘Gituan’ Tiga Kali pada Gadis 15 Tahun

10 Januari 2018, 18: 20: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

persetubuhan - radar kediri

Share this          

KEDIRI KOTA - Satreskrim Polres Kediri Kota akhirnya merilis kasus persetubuhan yang dilakukan Andi Bayu, 18, warga Desa Cerme, Kecamatan Grogol.

DIGELANDANG: Pelaku berhasil diamankan polisi.

DIGELANDANG: Pelaku berhasil diamankan polisi. (RINO HAYYU SETYO - JawaPos.com/RadarKediri)

Andi diketahui nekat menyetubuhi Rs, 15, korban asal Kecamatan Ngadiluwih, Minggu (31/12) lalu. Padahal, Andi belum sebulan mengenal Rs yang diketahuinya melalui akun Facebook.

Kepada Jawa Pos Radar Kediri, Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi menyatakan jika pelaku sudah melakukan persetubuhan ke korban sebanyak tiga kali. “Mereka belum sebulan kenal. Dimulai dari media sosial,” terang Anthon, Menurutnya, dalam proses perkenalan, pelaku memang sudah sering mengajak korban.

Aksi bejat itu baru bisa dilakukan 31 Desember 2017 lalu. Saat menikmati malam tahun baru, Anthon menyebutkan jika pelaku mengajak korban untuk tidur di rumahnya.

Perwira polisi dengan dua melati di pundak ini menyatakan jika pengungkapan ini bermula ketika Pn, 44, orang tua Rs melapor ke Polres Kediri Kota. Dikarenakan, anaknya sudah tiga hari tidak pulang.

Selama pencarian, si Rs akhirnya ditemukan di rumah pelaku. Tepatnya Rabu (3/1) pagi. Di hadapannya, Rs mengaku telah disetubuhi pelaku sebanyak tiga kali. Mendengar itu, Pn pun langsung naik pitam. Sebab, korban telah dibawa kabur oleh pelaku.

Tanpa menunggu lama, Pn pun membawa pulang anaknya. Dan melaporkan pelaku ke Mapolres Kediri Kota dengan membawa hasil visum et repertum. Ketika diinterogasi petugas, korban mengaku telah dicabuli sebanyak tiga kali. Pertama dilakukan di area persawahan di Kecamatan Grogol. Dan selanjutnya, korban dicabuli pelaku di rumahnya sebanyak dua kali.

Mendapat laporan tersebut, anggota Satreskrim pun meluncur ke rumah pelaku. Anthon melanjutkan jika petugas langsung membawa pelaku ke kantor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kepada petugas, pelaku mengakui hal tersebut memang telah dilakukan kepada Rs. Bahkan, Andi juga menyatakan jika korban dijemput ke rumah dengan alasan menikmati malam tahun baru. Mendengar pernyataan itu, Andi pun dinyatakan sebagai tersangka. Dikarenakan telah melakukan asusila terhadap korban.

“Jadi memang dibawa kabur,” imbuh Anthon. Kini, tersangka harus mendekam di Mapolres Kediri Kota. Dan dikenakan pasal 81 UU 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

(rk/noe/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia