Sabtu, 22 Feb 2020
radarkediri
icon featured
Politik
Pilbup Nganjuk 2018

Hanura Urung Usung Suryo Alam?

Rekom Baru Turun Akhir November

14 November 2017, 10: 51: 39 WIB | editor : Adi Nugroho

HANURA

HANURA

Share this          

NGANJUK - Sikap politik sejumlah partai politik (parpol) jelang pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) Januari 2018 nanti masih sangat dinamis. Di antaranya, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang disebut-sebut dekat dengan Moh Suryo Alam, diprediksi akan memberi rekomendasi kepada figur lain.

Sebelumnya, partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) itu hampir dipastikan memberi rekom kepada Suryo Alam. Bahkan, Ketua DPC Partai Hanura Nganjuk Raditya Haria Yuangga menyebut peluang anggota DPR RI itu untuk mendapat rekom partai sebesar 99 persen.

Tetapi, belakangan arah rekom partai Hanura disebut-sebut berubah. Sumber koran ini menyebutkan, Hanura akan memberi rekomendasi kepada figur lainnya. “ (Suryo Alam, Red) Tidak jadi bersama Hanura,” kata sumber koran ini sembari menyebut Suryo Alam mencari dukungan ke partai lainnya.

Dikonfirmasi tentang kabar yang santer beredar seminggu terakhir, Ketua DPC Hanura Nganjuk Raditya Haria Yuangga menjawab mengambang. Dia hanya mengatakan, sejak awal Hanura belum memastikan memberi dukungan untuk Suryo Alam. “Kemarin kan saya bilang 99 persen (untuk Suryo Alam, Red). Masih ada sisa 1 persen kemungkinan lainnya,” kata Angga, sapaan akrab Raditya Haria Yuangga.

Apakah ini berarti Hanura benar-benar mengalihkan rekomendasi untuk kandidat lain? Ditanya demikian, Angga juga tak memberikan jawaban pasti. Dia hanya mengatakan, rekomendasi partainya akan turun akhir November nanti. "Ditunggu di atas tanggal 20 (November, Red). Ada kejutan untuk bacabup," ungkap pria yang juga anggota DPRD Kabupaten Nganjuk ini.

Selebihnya, Angga belum mau merinci figur yang akan diusung di pemilihan bupati (pilbup) 2018 nanti. Bisa jadi, kandidat yang mendapat rekom bukanlah nama yang mengikuti penjaringan di DPC Hanura Nganjuk. Sebab, kandidat bisa saja mendaftar di DPP Hanura.

Di luar kepastian nama kandidat yang mendapatkan rekom, Angga menyebut partainya tetap menjalin komunikasi untuk koalisi. Ditanya tentang kemungkinan membentuk poros koalisi baru, Angga juga hanya menyebut kemungkinan itu bisa saja terjadi.

Termasuk, kemungkinan Hanura merapat ke Golkar. Meski, partai beringin belum memberi kepastian tentang rekomendasinya. Terutama, setelah DPP memutuskan mengevaluasi Ita Triwibawati, kandidat yang sebelumnya mengantongi rekom dari Golkar. “Ada kemungkinan seperti itu,” tandas Angga saat ditanya kabar yang menyebut Suryo Alam merapat ke Gerindra dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu.

Meski ada beberapa opsi koalisi, Angga menyebut keputusan koalisi tetap merupakan kewenangan DPP. Karenanya, DPC tinggal menunggu keputusan dari pusat. "Apakah linear dengan pilgub atau tidak, itu bukan persoalan," katanya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia