Selasa, 18 Feb 2020
radarkediri
icon-featured
Politik
Pilbub Nganjuk 2018

Sembilan Kandidat Melamar ke Gerindra

18 September 2017, 21: 35: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

Sembilan Kandidat Melamar ke Gerindra

Share this          

NGANJUK - Meski tidak membuka pendaftaran secara terbuka, ternyata banyak kandidat bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang melamar ke partai besutan Prabowo Subianto itu. Hingga kemarin, setidaknya ada tujuh kandidat bacabup dan dua kandidat bacawabup yang berebut rekomendasi.

          Ketua DPC Gerindra Nganjuk Sukarno mengatakan, tujuh kandidat yang melamar bacabup adalah mantan bupati Siti Nurhayati (Hanung), Desy Natalia Widya, M Suryo Alam. Kemudian, Nyono Djoyo Astro, Boediono, Joko Sabdono dan Novi Rahman Hidayat.

Adapun kandidat yang melamar bacawabup adalah Bimantoro Wiyono dan Etik Cahyani. “Dari sembilan kandidat itu, yang melamar sepasang adalah bu Hanung dan Bimantoro,” kata Sukarno.

Berbeda dengan parpol lain yang membuka pendaftaran, Sukarno menyebut Gerindra memang tidak membuka waktu pendaftaran secara khusus. Hanya saja, kandidat yang melakukan komunikasi dengan Gerindra diminta menyetor berkas sesuai persyaratan di KPU.

Dari sembilan kandidat tersebut, menurut Sukarno sebanyak delapan orang sudah menyetor berkas. Hanya Novi Rahman Hidayat yang belum menyetor kelengkapan. “Sudah saya kontak katanya dalam waktu dekat akan menyerahkan. Kemarin kan sedang ada di Jakarta,” lanjut Sukarno.

ILUSTRASU: DEDI NURHANSYAH

ILUSTRASU: DEDI NURHANSYAH

          Lebih jauh Sukarno mengatakan, sembilan kandidat yang mengikuti penjaringan sudah diminta melengkapi berkas mereka. Sehingga, saat proses pendaftaran di KPUD nanti tinggal menyetorkan saja.

          Sesuai tahapan, kata Sukarno, pihaknya akan menuntaskan pemberkasan hingga akhir September ini. Setelah itu, DPC Gerindra akan mengirim berkas ke DPD Gerindra Jatim. “Nanti DPD yang akan menyeleksi. Mereka akan menggelar fit and proper test,” terang Sukarno.

          Jika saat di DPC total ada sembilan kandidat yang mendaftar, menurut Soekarno bisa saja nama-nama yang dikirim oleh DPD ke DPP Gerindra menyusut. Pertimbangan yang digunakan adalah hasil fit and proper test di Surabaya kelak. “Waktunya kapan saya masih belum tahu,” imbuhnya.

          Untuk diketahui, selain memproses kelengkapan berkas pasangan yang mendaftar, Sukarno mengakui saat ini Gerindra juga menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol untuk berkoalisi.

          Setidaknya, Gerindra sudah sepakat berkoalisi dengan empat parpol. Yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN). “Kami sudah sepakat berkoalisi, tetapi kan tetap saja finalnya yang menentukan DPP nanti,” tandas Sukarno.

          Jika koalisi empat partai ini bisa terwujud, Gerindra dipastikan bisa mengusung pasangan calon sendiri. Sebab, dengan modal tujuh kursi di DPRD Nganjuk, Gerindra sebenarnya hanya butuh dua kursi tambahan untuk memenuhi batas minimal mengusung calon.

          Padahal, dengan berkoalisi dengan PKS, PPP dan PAN otomatis akan ada tambahan empat kursi. Yaitu, dua kursi dari PKS dan PAN serta dua kursi dari PPP. “Kalau untuk syarat minimal mengusung sudah memenuhi,” ujar Sukarno.

(rk/rq/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia