Rabu, 22 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
Liga 2 Indonesia

Dua Pertandingan Tersisa jadi Partai Hidup-Mati

21 Agustus 2017, 16: 13: 27 WIB | editor : Adi Nugroho

BELUM MENYERAH: Bejo Sugiantoro memberi instruksi anak asuhnya.

BELUM MENYERAH: Bejo Sugiantoro memberi instruksi anak asuhnya. (RINO HAYYU SETYO - RadarKediri/JawaPos.com)

Share this          

KEDIRI - Hanya tersedia dua seat yang bisa digunakan melaju ke babak berikutnya dari setiap grup Liga 2. Termasuk dari Grup 6. Bila ingin melaju ke babak 16 besar, setiap tim setidaknya harus duduk sebagai runner up. Bila berstatus pemuncak klasemen tentu lebih bagus lagi.

Nah, di Grup 6, Persik hingga matchday ke-10 masih berada di peringkat kedua. Skuad Macan Putih baru mengumpulkan 17 angka saja. Berselisih empat angka dengan pemuncak klasemen PS Mojokerto Putra. Dan berjarak satu angka dengan peringkat kedua, Kalteng Putra. Melihat konfigurasi seperti itu maka peluang Persik lolos pun berada di tubir jurang.

“Memang semakin berat. Tapi kami optimistis akan lolos,” kata pelatih kepala Persik Bejo Sugiantoro, masih dengan nada yakin.

Sejatinya, Persik dibelit problem serius. Menyusul hasil mengecewakan di kandang PSBK kemarin malam. Walaupun dalam hitungan di atas kertas peluang itu masih ada tapi sangat berat. Sebab, dua tim yang akan dihadapi punya misi masing-masing. Yaitu Kalteng Putra (31/8) dan Persewangi (9/9).

Bila menang dari dua tim di atas poin Persik akan menjadi 23 angka. Dengan catatan PSMP akan terjegal di laga terakhirnya melawan PSBK, Persik bisa masuk di dua besar.

Namun, tidak mudah untuk mewujudkan itu. Sebab, dua lawan Persik punya misi khusus pula. Kalteng Putra tentu saja ingin merebut satu di antara dua slot ke babak berikutnya. Sementara, Persewangi, walaupun mereka peluangnya kecil ke 16 besar tapi punya misi menjauhi jurang degradasi.

Bejo pun mengakui beratnya langkah yang akan dilakukan timnya. Yang mereka lakukan saat ini adalah berusaha tenang untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Melawan Kalteng Putra. Sebab tim asuhan Kas Hartadi itu relatif kuat. Meskipun pada awal Juli lalu Persik berhasil menahan imbang mereka di kandangnya, Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya.

“Konsentrasi ini harus pada kemenangan. Karena dulu sudah berhasil kami tahan imbang di sana (Palangkaraya, Red),” imbuh mantan bek timnas Indonesia ini. Menurutnya, Persik masih mempunyai kesempatan untuk lolos ke babak selanjutnya dari dua laga terakhir. Walaupun diakuinya, dengan tren kekalahan telak dalam dua laga terakhir membuat Bejo harus memutar otak lebih keras.  Setidaknya untuk memulihkan kepercayaan diri pemainnya.

Sebab, dua laga tandang terakhir gawang Tedi Heri Setiawan sudah kebobolan enam gol. Masing-masing kebobolan tiga gol saat melawan Perssu Sumenep dan PSBK Blitar.

Soal performa dan mental bermain tandang, lanjut Bejo, mempengaruhi konsentrasi lini belakang Macan Putih. “Kami tidak ingin terjadi lagi, tanggung jawab saya untuk terus lolos,” kata Bejo.

Dalam dua minggu kedepan, Bejo akan melihat sisi mana yang lemah. Yang membuat pola serangannya mudah dipatahkan tim lawan.

(rk/noe/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia