Selasa, 13 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Tak Berizin, Ratusan Reklame Diturunkan

Jumat, 11 Aug 2017 16:25 | editor : Adi Nugroho

DITINDAK: Satpol PP mencopot spanduk dan baliho yang tanpa izin.

DITINDAK: Satpol PP mencopot spanduk dan baliho yang tanpa izin.

KEDIRI KABUPATEN – Satpol PP Kabupaten Kediri kembali menurunkan reklame tak berizin, Rabu siang (9/8). Total mencapai ratusan banner dan puluhan spanduk.

Kabid Perda Satpol PP Kabupaten Kediri Susanto menerangkan operasi dimulai pukul 08.30 ini. Pihaknya konsentrasi pada beberapa hal. Seperti operasi reklame, izin IMB dan HO juga operasi miras. Dalam operasi kali ini pihak membagi menjadi dua tim yaitu menuju areal barat sungai dan timur sungai.

Tim barat sungai melakukan operasi reklame mulai dari Jalan Raya Kecamatan Banyakan hingga Tarokan. Sedangkan tim timur sungai mulai dari Jalan Raya Kecamatan Ngasem hingga Badas. “Kami dapati pelanggaran, langsung kami tertibkan,” terangnya.

Dari operasinya tersebut, ratusan reklame melanggar hukum berhasil diturunkan. Seperti petugas menurunkan sekitar 105 benner hingga 30 buah spanduk.

Tak hanya itu saja, petugas juga menurunkan lima buah baliho berukuran besar yang berangka kayu usuk dan bambu. Dari ratusan reklame yang berhasil disita petugas, terbanyak adalah reklame iklan perumahan hingga pendaftaran bimbingan belajar. “Ratusan reklame tersebut langsung kami bawa ke kantor sebagai barang bukti,” ungkap Santo.

Tak hanya itu, dalam operasi kelengkapan IMB dan HO, petugas Satpol PP juga mendapati tiga bangunan di Kecamatan Badas dan Gurah yang melanggar peraturan. Sehingga ketiga bangunan yang didapati tanpa IMB dan HO, didata petugas maka untuk selanjutnya pemilik akan langsung diberi peringatan.

Hal ini dilakukan untuk para pemilik tersebut mengurus surat izin dengan benar dan tidak lagi melanggar peraturan. “Kami data dan peringatkan pemiliknya. Agar segera diurus IMB dan HO-nya,” ujarnya.

Santo menambahkan selain operasi reklame dan IMB/HO, pihaknya juga menyisir beberapa warung-warung yang diduga menjual minuman keras. Dari operasinya petugas kembali mendapati dua warung yang menjual miras.

Salah satunya di wilayah Desa Wonosari, Kecamatan Gurah, petugas mengamankan 16 botol miras berbagai merek. Tak hanya itu, dalam operasinya di wilayah Desa/Kecamatan Ngasem petugas juga mendapati sembilan botol miras yang disita. “Para pelanggar miras ini secepatnya akan kita sidangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri,” tegasnya.

(rk/fiz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia