Rabu, 22 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB

Ngotot Menang Lawan Ngawi FC

08 Agustus 2017, 12: 45: 02 WIB | editor : Adi Nugroho

PANTANG MENYERAH: Kapten Persedikab Ansori saat berlaga.

PANTANG MENYERAH: Kapten Persedikab Ansori saat berlaga. (RINO HAYYU SETYO - RadarKediri/JawaPos.com)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Kekalahan dengan Persibo (6/8) tak bisa didiamkan begitu saja. Skuad Bledug Kelud harus berlatih lebih keras lagi dalam menghadapi lima pertandingan tersisa. Khususnya yang paling dekat, melawan Ngawi FC Rabu (9/8).

Pelatih mereka, Bambang Drajad, menekankan agar Persedikab bisa meraih kemenangan di lima pertandingan tersebut. Karena itulah dia mengaku tengah memutar otak agar bisa merealisasikan harapan tersebut.

Seperti ketika meladeni Ngawi FC nanti, tim besutan Bambang Drajat ini harus memeras tenaga lebih giat. Status sebagai partai kandang harus mereka maksimalkan. Harus bisa mencapai kemenangan untuk menambah pundi poin. Padahal, waktu persiapan mereka mepet. Hanya tersisa dua hari.

“(Bagaimanapun) laga kandang kami harus menang,” tegas Bambang kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Menurutnya, para pemain yang akan diturunkan melawan Ngawi FC itu harus punya semangat bertanding lebih kuat lagi. Sebab, sampai saat ini Persedikab masih terjebak di urutan keempat. Baru mengumpulkan enam poin.

Karena itulah, sangat berat bagi peluang mereka seandainya di laga melawan Ngawi FC tak bisa menang. Akan membuat Persedikab semakin sulit untuk mengejar tim lain.

Kekalahan dengan Persibo , lanjut Bambang, tidak semata-mata permainannya kurang baik. Faktor kekuatan yang kurang lengkap juga jadi penyebabnya. Bambang berdalih ada tiga pemain gelandangnya yang absen. Yakni M. Ansori, Bayu Otto, dan Putra Maulana. Dua nama pertama karena akumulasi kartu. Sedangkan Putra Maulana masih terbekap cedera.

“Rencananya besok akan kami mainkan lagi,” terang Bambang.

Bila dimainkan melawan Ngawi FC, Ansori akan diplot mengatur ritme serangan. Dari posisi bek menjadi gelandang.

Sedangkan Bayu, ia mempunyai skill dan speed  yang tidak mudah ditebak oleh lawan. Dan kerap kali merepotkan lini belakang lawan. Perpaduan dua gelandang tersebut, benar-benar diharapkan Bambang bisa menggenjot ketajaman duet Naufal Wafiudin dan Agung Prastya, striker Persedikab.

Meskipun bisa memainkan dua pemain itu, Bambang masih punya pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Yakni menggantikan posisi Guru Wicaksono yang terkena kartu merah saat kontra Persibo (5/8) lalu.

Kemungkinan, Bambang akan memasang Sayyid Abiyyu untuk menggantikan Guru. Tak hanya itu, kemungkinan lain juga bisa terjadi. Apalagi Bambang memilih Ricky Febrianto atau Ghani Jaya untuk dipasang sebagai starter.

(rk/noe/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia