Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

PAN Jagokan Mas Abu sebagai Cawali

28 Juli 2017, 10: 10: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

BUKA PENDAFTARAAN: Pengurus PAN melakukian rapat.

BUKA PENDAFTARAAN: Pengurus PAN melakukian rapat. (ISTIMEWA)

Share this          

KEDIRI KOTA - Geliat pemilihan wali kota (pilwali) 2018 semakin terasa setelah DPD PAN Kota Kediri mulai membuka pendaftaran. Tampak Wali Kota Abdullah Abu Bakar selaku kader partai ini ikut dalam rilis pembukaan pendaftaran.

“Akan kita buka sampai tanggal 5 Agustus nanti,” terang Abdul Bagi, ketua DPD PAN Kota Kediri, kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Lebih lanjut, Bagi menjelaskan bahwa mekanisme yang harus dilakukan ada delapan tahap untuk sampai resmi diusung. Mulai dari tahap persiapan, pendaftaran, verifikasi, survei, penetapan bakal calon, penetapan pasangan calon, dan pendaftaran pasangan calon ke KPUD. “Survei nanti akan dilaksanakan oleh DPP PAN pusat,” ujarnya.

Tentang calon wali kota yang diusung, Bagi mantap mencalonkan kader PAN yang saat ini menjabat sebagai wali kota. Yakni Abdullah Abu Bakar. Makanya PAN nantinya hanya akan membuka pendaftaran calon wakil wali kota (cawawali).

Calon yang diusung oleh PAN nantinya hanya yang mendaftar saja. Sehingga siapapun yang berkeinginan mendampingi Abu menjalankan roda pemerintahan diharapkan segera mendaftarkan diri.

Makanya jika ada tokoh yang dianggap pantas dan memiliki elektabilitas tinggi, PAN tidak akan meminang tanpa melalui mekanisme pendaftaran. “Harus melalui delapan tahapan tadi,” tegasnya.

Termasuk peluang Lilik Muhibbah, wawali saat ini, kembali bersanding dengan Abu dalam pilwali 2018 nanti. Menurut Bagi, memang performa pasangan Ning Lik dengan Mas Abu selama lima tahun ini cukup baik. Apalagi dengan capaian-capaian yang berhasil didapatkan, tidak terdengar tumpang tindih komando.

“Sangat baik, makanya kita juga akan sangat mengapresiasi jika Ning Lik mendaftarkan diri ke PAN,” tandasnya.

Namun bukan berarti PAN akan fanatik pada satu orang. Bagi menegaskan, siapapun bisa merapat. Hal ini terlihat dari beberapa orang yang menunjukkan ketertarikan untuk ikut bursa pencalonan melalui PAN. Meski demikian pihaknya masih belum bisa memastikan siapa saja mereka.

“Kita lihat bersama nanti siapa saja yang secara resmi mendaftarkan diri,” beber pria yang akrab disapa Abah Bagi tersebut.

Jika sudah ada kandidat yang terjaring, nantinya keputusan diserahkan ke DPP untuk dilakukan survei. Dari sanalah nanti akan ditentukan siapa yang bisa maju pilwali mendampingi Abu dalam Pilwali 2018. “Silahkan mendaftar tapi keputusan akhir nanti ada di tangan DPP,” katanya.

Sementara itu, Abu Bakar selaku kader PAN mengatakan, akan mengikuti aturan penuh dari partai yang mengusungnya. Dirinya hanya fokus saja pada kinerja wali kota yang sampai saat ini masih diembannya.

“Saya ikuti saja mekanisme dari DPD PAN seperti apa,” terangnya singkat kemarin dalam rilis pembukaan pendaftaran.

Untuk diketahui, pendaftaran calon wali kota dari PAN kemarin dibuka di kantor DPD PAN di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri sekitar pukul 15.00 WIB. Pendaftaran dibuka langsung oleh Basuki Babussalam, selaku tim pemenangan pilkada yang juga sekretaris DPW PAN Jatim.

(rk/dna/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia