Rabu, 22 Jan 2020
radarkediri
icon-featured
Politik
Haji 2017

Kabupaten Tertunda, Kota Lebih Awal

28 Juli 2017, 09: 45: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

SELAMAT JALAN: Pengantar jamaah haji Kota Kediri melambaikan tangan ke kerabatnya.

SELAMAT JALAN: Pengantar jamaah haji Kota Kediri melambaikan tangan ke kerabatnya. (DINA ROSYIDHA - RadarKediri/JawaPos.com)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Ketika sekitar seribuan calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri berangkat dini hari kemarin (27/7), ada ratusan yang terpaksa hanya menonton. Mereka adalah CJH yang terpaksa tertunda keberangkatannya karena persoalan visa. Visa para CJH itu kabarnya baru selesai kemarin malam.

Sementara itu, imbas tertundanya sebagian CJH Kabupaten Kediri membuat CJH Kota Kediri berangkat lebih awal. Bila jadwalnya hari ini, 362 CJH itu berangkat kemarin sekitar pukul 10.00 WIB dari Aula Muktamar Lirboyo.

Pemberangkatan dilakukan oleh Wali Kota Abdullah Abu  Bakar dan Kapolresta AKBP Anthon Heriyadi. Terlihat pula Kiai Anwar Manshur dan Kepala Kemenag Kota Kediri Ahmad Zuhri.

“Semuanya dalam kondisi sehat dan berangkat sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” terang Zuhri, kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Meski demikian, Zuhri menjelaskan bahwa ada satu CJH dari Kota Kediri yang batal berangkat tahun ini. Lilik Adjizah, 54 asal Lingkungan Centong, Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren. Karena sakit ginjal, perempuan itu harus cuci darah dua kali seminggu. “Jadinya kami tunda pemberangkatannya sampai kondisi yang bersangkutan sembuh,” tambahnya.

Total, ada 362 CJH yang berangkat kemarin pagi. Terdiri dari 161 laki-laki dan 201 CJH perempuan. Mereka dijadwalkan menginap di asrama haji Sukolilo Surabaya hingga 29 Juli nanti. Kemudian bertolak ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah dengan nomor penerbangan SV 5611. Diperkirakan sampai di Madinah pada 30 Juli sekitar pukul 00.50 waktu setempat.

“Diperkirakan kembali ke tanah air tanggal 8 September nanti,” beber pria berkacamata tersebut.

Para CJH didampingi tim. Mulai dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI). Dan juga Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

(rk/dna/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia