Selasa, 17 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Situs Calon Arang: Sejumlah Benda Kuno Hilang?

26 Juli 2017, 11: 38: 02 WIB | editor : Adi Nugroho

DIRUSAK: Situs Calon Arang di Desa Sukorejo, Gurah, Kediri.

DIRUSAK: Situs Calon Arang di Desa Sukorejo, Gurah, Kediri. (RIZAL ARI ANDANI - RadarKediri/JawaPos.com)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Mencuatnya kasus perusakan dan vandalisme terhadap bangunan tambahan di situs Sukorejo (Calon Arang), ternyata membuka tabir permasalahan lain.

Kondisi situs saat ini dianggap berbeda jauh dibanding beberapa tahun sebelumnya. Sejumlah benda peninggalan kuno pun dianggap sebagian kalangan sudah hilang dari tempat sebelumnya. Lalu kemana benda-benda tersebut?

Seperti diungkapkan Jani, 70, warga Desa Sukorejo, Gurah. Pensiunan guru sejarah di salah satu sekolah negeri di Kabupaten Kediri tersebut mengaku jika semasa muda ia pernah melihat sebuah ambang pintu lain. Tentu saja berbeda dengan ambang pintu yang saat ini dicor menjadi bangunan yang mirip altar.

Letak ambang pintu (regol) itu sekitar 10 meter di barat cungkup yang dibangun Suyono Joyo Koentoro, 93, jurukunci situs asal Desa Kerkep, Gurah. “Lokasinya dulu sedikit di luar pagar situs (yang dibangun Suyono),” ujarnya sambil menunjuk ke arah lokasi ambang pintu.

Selain itu, ia juga mengaku pernah melihat sejumlah tumpukan batu bata kuno. Tepatnya, beberapa meter di utara cungkup. Tak hanya itu, ada pula sebuah sumur tua yang letaknya persis berada di lokasi kamar mandi yang dibangun Suyono.

Keberadaan benda-benda itulah yang membuat Jani meyakini jika lokasi tersebut dahulunya adalah sebuah rumah. Apalagi, di area situs juga terdapat keberadaan sejumlah umpak (penyangga tiang bangunan).

Namun, keberadaan sumur kuno, batu-bata kuno, dan ambang pintu sebelah barat kini tak lagi bisa dijumpai. Entah kemana perginya, Jani tidak berani menduga banyak. Ia hanya mengungkapkan kemungkinan jika benda-benda tersebut kembali terkubur ke dalam tanah setelah sekian tahun lamanya. Meski begitu, hilangnya sejumlah benda kuno tersebut masih menjadi misteri. Bisa saja terkubur, atau mungkin ada sejumlah pihak yang sengaja menghilangkan.

Terkait hal itu, Kabid Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri Eko Budi Santoso memastikan jika benda-benda bersejarah yang ada di situs yang berlokasi di Desa Sukorejo, Gurah tersebut tak satu pun ada yang hilang. Senada dengan Jani, sumur dan bata kuno yang ada di lokasi situs diduga telah tenggelam ke dalam tanah. “Kalau memang beliau (Jani) bilang ada ambang pintu lain di sana, kemungkinan itu sudah dipindah posisinya dan dicor menjadi bangunan mirip altar tersebut,”ujar Eko. Namun untuk memastikannya, tentu perlu melakukan penelitian di lokasi situs tersebut.

(rk/rzl/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia