Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

Seribu Formasi Jatah P3K

BKD Jadwalkan Tes Seleksi Tahun Depan

26 November 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Seribu Formasi Jatah P3K

P3K (Grafis: Dedi Nurhamsyah - radarkediri.id)

Share this      

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kabar baik untuk guru honorer datang pada Hari Guru Nasional kemarin (25/11). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk telah ajukan seribu guru honorer untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Formasi tersebut dipersiapkan untuk seleksi pada tahun 2021 nanti. Kepala BKD Nganjuk Sopingi melalui Kabid Pengadaan dan Mutasi Agus Heri Widodo menjelaskan, pengadaan ribuan formasi P3K untuk guru honorer itu untuk menuntaskan target hingga 2024.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49/2018 tentang Manajemen P3K. “Nanti sudah tidak ada lagi status guru honorer,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Baca juga: Dua Pasien Meninggal Sebelum Terkonfirmasi

Menurut Agus, banyaknya jumlah formasi guru P3K tahun depan dilandasi pula dengan keinginan Mendikbud Nadiem Makarim. Yakni pengangkatan satu juta guru honorer. Dalam hal ini, ia menjelaskan bahwa pengangkatan guru untuk formasi P3K oleh Pemkab Nganjuk ini ada batas maksimalnya.

Kenapa usulan pemkab seribu guru? Agus menjelaskan, karena jumlah usulan dari Pemkab Nganjuk dibatasi. Yakni jumlah pensiun selama dua tahun ditambah 30 persen dari jumlah yang pensiun.

“Rata-rata setiap tahun yang pensiun ada 500 orang. Jadi selama dua tahun ada seribu,” ujar pria yang tinggal di Kelurahan Werungotok, Kecamatan Kota Nganjuk ini.

Sedangan untuk tambahan kuota 30 persen ini, menurut Agus, nantinya akan digunakan untuk tenaga teknis. Artinya sekitar 300 orang akan dialokasikan untuk lowongan formasi tenaga teknis lainnya. Kemungkinan yang paling banyak dibuka adalah tenaga kesehatan.

Pria yang karib disapa Agus Bre ini menambahkan, walau sudah membuka seribu lowongan untuk guru honorer, jumlah tersebut belum bisa memenuhi kebutuhan guru di Pemkab Nganjuk. Sebab saat ini, kekurangan guru di Nganjuk lebih dari seribu orang.

Sementara itu, untuk mengikuti seleksi rekrutmen P3K ini ada dua syarat yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Pertama adalah guru honorer yang kini sudah terdata di dapodik. Kemudian, kedua adalah guru yang belum mengajar tetapi sudah memiliki sertifikat pendidik (serdik).

Jika tidak memenuhi persayaratan tersebut maka peluang untuk menjadi tenaga guru P3K tertutup. Ditanya kapan jadwal perekrutan P3K akan dibuka? Sejauh ini, Agus mengaku, belum ada jadwal resminya. Tetapi, pelaksanaannya harus dilakukan pada tahun 2021 nanti.

Agus juga menjelaskan beberapa poin yang menjadi pembeda dengan perekrutan P3K dengan tahun sebelumnya. Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali.

Kalau pada kesempatan pertama gagal, Agus menyatakan, dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali lagi di tahun yang sama atau berikutnya. “Sebelumnya setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sebanyak satu kali setiap tahun,” terangnya.

Selain itu, sambung Agus, Kemendikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi. Kemudian, biaya ujian ditanggung Kemendikbud serta pemerintah pusat memastikan tersedianya anggaran untuk gaji semua peserta yang lulus seleksi guru P3K.

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia