Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

Kekurangan Tenaga, Pustu Pojok Stop Operasi

25 Oktober 2021, 11: 24: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

Kekurangan Tenaga, Pustu Pojok Stop Operasi

KOSONG: Seorang warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri membuka gerbang Pustu Pojok yang saat ini tidak beroperasi. (Rekian - radar kediri)

Share this      

KOTA, JP Radar Kediri-Puskesmas Pembantu Kelurahan Pojok tutup selama hampir dua tahun. Pandemi Covid-19 membuat puskesmas penunjang di wilayah barat Kota Kediri itu tidak beroperasi. Sebab, tenaga di sana dialihkan ke Puskesmas Sukorame untuk penanganan korona.

          Biasanya, Pustu Kelurahan Pojok beroperasi dua kali seminggu. Sejak pandemi Covid-19 melanda Kediri Maret tahun lalu, puskesmas langsung berhenti beroperasi.

          Imam Bushori, 50, warga setempat mengatakan, biasanya Pustu Pojok melayani sakit ringan seperti batuk, pilek, dan demam. Sejak pandemi Covid-19 pelayanan dialihkan ke Puskesmas Sukorame. “Dulu ada tulisannya kalau pelayanan pindah,” ujar Imam.

Baca juga: Antre Vaksinasi, Warga Banyakan Berjubel di Kecamatan

          Dalam kondisi seperti sekarang, menurut Imam peran Pustu Pojok sangat penting. Sebab, tidak sedikit warga yang sakit tapi enggan berobat ke puskesmas induk karena dianggap jauh. Karenanya, dia berharap pustu di wilayahnya itu bisa segera beroperasi kembali.

          Lebih jauh Imam menjelaskan, pustu yang lama tidak beroperasi itu awalnya kotor. Dipenuhi dedaunan. Tetapi sekarang kondisinya menjadi bersih karena warga sukarela kerja bakti membersihkannya.

          Kebetulan, di depan puskesmas ada lapangan kecil yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas. Selesai beraktivitas, mereka langsung istirahat di teras puskesmas. Mereka itu pula yang belakangan rutin membersihkan halaman puskesmas.

          Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri dr Fauzan Adima memastikan Pustu Pojok tetap tetap berfungsi. Hanya saja, saat ini, puskesmas induk masih membutuhkan tenaga tambahan untuk kegiatan penanggulangan Covid-19.

          “Sejak pandemi, puskemas pembantu di Kelurahan Pojok memang ditutup sementara,” terang Fauzan sembari menyebut puskesmas induk membutuhkan petugas untuk konsentrasi penanggulangan korona mulai testing, tracing, dan vaksinasi.

          Dengan kondisi tersebut, Fauzan meminta warga yang ingin berobat bisa langsung datang ke puskesmas induk. Sebab, dokter berkacamata itu mengaku belum bisa memastikan sampai kapan puskesmas pembantu itu ditutup.

          Terkait jarak tempuh, Fauzan menanggap perjalanan dari Kelurahan Pojok ke Puskemas Sukorame masih sangat terjangkau. “Tidak terlalu jauh. Mari berdoa pandemi segera reda dan menjadi endemi agar pustu bisa beroperasi lagi,” jelasnya. (rq/ut)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia