Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

Dishub Kabupaten Kediri Siapkan Rambu Tol

25 Oktober 2021, 11: 09: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

Dishub Kabupaten Kediri Siapkan Rambu Tol

Share this      

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Jelang pemasangan patok right of way (RoW) atau patok jalan tol Kediri-Kertosono , Pemkab Kediri juga menyiapkan sarana dan prasarana (sarpras) kelengkapan jalan tol. Di antaranya, dinas perhubungan (dishub) yang menyiapkan rambu-rambu dan traffic light.

          Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri Joko Suwono melalui Kabid Lalu Lintas Hari Wahyu Jatmiko mengungkapkan, persiapan pembangunan tol terus dikebut. Pemkab, lanjut Hari, mendapat porsi menyiapkan kelengkapan sarpras penunjang tol. “Saat ini masih dikaji kebutuhannya (rambu dan traffic light, Red) di titik mana saja,” ujar Hari.

          Untuk diketahui, interchange tol rencananya akan berada di perempatan Banyakan. Dari sana, pengendara yang hendak ke bandara akan diarahkan menuju ke arah selatan atau Jl PB Sudirman Banyakan. Ruas jalan itulah yang menurut Hari tengah dikaji.

Baca juga: Bantuan Air Sumur Bor di Kediri Belum Tersalur

          Tim dishub, menurutnya masih menghitung kebutuhan rambu-rambu di sana. Demikian juga dengan traffic light yang dibutuhkan. “Kami kaji sesuai dengan denah dan dokumen amdal pembangunan tol,” lanjutnya.

          Sesuai hasil koordinasi dengan Kementerian PUPR, menurut Hari yang jadi perhatian adalah rambu-rambu. Terutama rambu isyarat dari arah interchange tol menuju ke bandara, Kota Kediri, dan ke Nganjuk.

          Ditanya tentang jenis rambunya, Hari menyebut ada beberapa jenis. Mulai rambu penunjuk jalan, rambu peringatan, hingga titik-titik yang perlu dipasang traffic light.

Terkait rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan setelah tol dibangun, Hari menjelaskan, dari exit tol di Banyakan, kendaraan yang hendak ke bandara akan diarahkan ke Jl PB Sudirman Banyakan. Melewati kantor Kecamatan Banyakan hingga ke Simpang Empat Bulawen, Tiron, sebelum masuk ke bandara.

          Selain menyiapkan rambu-rambu, Hari menegaskan, timnya juga masih melakukan penyisiran jalan. Di antaranya untuk mengetahui kondisi jalan yang terbaru. Sebab, jalan panjang tiga kilometer itu rencananya juga akan diperlebar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri. “Untuk pembangunannya kapan, kami juga masih menunggu,” beber Hari.

          Seperti diberitakan, Tol Kediri-Kertosono rencananya akan dibangun sepanjang 20,75 kilometer. Untuk bisa merealisasikan jalan bebas hambatan itu, dibutuhkan tanah seluas 220,48 hektare tanah yang terdiri dari 2.032 bidang. Rinciannya, 1.710 bidang tanah di Kabupaten Nganjuk (182 hektare) di Kabupaten Nganjuk, dan 233 bidang (38,79 hektare) di Kabupaten Kediri. 

Di Kabupaten Kediri, tol akan melewati Kecamatan Banyakan dan Kecamatan Grogol. Rinciannya, empat desa di Kecamatan Banyakan mulai Desa Ngablak, Maron, Banyakan, dan Sendang. Sedangkan di Kecamatan Grogol hanya melewati Desa Bakalan.

Setelah melakukan sosialisasi dengan pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimca), tim pusat rencananya akan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Selanjutnya, November nanti akan mulai dipasang patok RoW. Adapun pembebasan lahan dilakukan mulai tahun depan. (syi/ut)

(rk/syi/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia