Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

Satgas Covid-19 Temui 3 Positif di Sekolah Area Kediri

22 Oktober 2021, 13: 46: 55 WIB | editor : Adi Nugroho

Satgas Covid-19 Temui 3 Positif di Sekolah Area Kediri

ANTISIPASI PENULARAN: Petugas Satgas Covid-19 Kota Kediri melakukan tes swab antigen secara acak di salah satu SMP di Kota Kediri kemarin. (DINAS KESEHATAN KOTA KEDIRI for radar kediri)

Share this      

KOTA, JP Radar Kediri- Antisipasi penularan korona di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) terus digenjot. Kemarin, Satgas Covid-19 Kota Kediri menggelar tes swab antigen secara acak pada 499 orang di 22 sekolah.

Dari ratusan yang diperiksa, Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri Alfan Sugiyanto mengungkapkan, tiga positif Covid-19. Namun ia tak menjelaskan dari sekolah mana saja yang terpapar. Tim medis akan menindaklanjuti temuan ini ke lingkungan asalnya.

Sementara ketiga orang tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah. “Swab acak di sekolah ini bagian dari evaluasi PTMT,” katanya.

Baca juga: Pohon Lapuk Ancam Nyawa Warga

Ada 10 lembaga SD/MI diperiksa, lalu tujuh SMP/SMTs, dan lima SMA/SMK. Mereka yang di-swab diambil acak dari guru, siswa, hingga staf dan penjaga sekolah.

Temuan tiga positif Covid-19 ini menjadi alarm bagi sekolah agar lebih memperketat protokol kesehatan (prokes). Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri Marsudi Nugroho mengatakan, pergantian musim seperti ini rawan penyakit. Dia menduga, masih ada sekolah yang lalai. Mereka memperbolehkan siswa dan guru masuk kelas meski kondisinya sedang flu atau demam. “Yang sakit tidak boleh masuk. Ini sudah jadi aturan prokes,” tegasnya.

Karena itu, tim satgas Covid-19 di sekolah akan dievaluasi lagi. Termasuk di sekolah yang warganya terpapar. Salah satu evaluasi nantinya adalah meniadakan PTMT di sekolah yang ada temuan kasus. Selanjutnya bisa menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ). 

Marsudi memastikan, tidak semua sekolah dievaluasi. Sebab yang tak ada temuan kasus tetap menjalani PTMT seperti jadwal semula. Tes swab acak ini, menurutnya, jadi monitoring mencegah penyebaran virus makin meluas.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima mengatakan, akan menindaklanjuti temuan kasus baru di sekolah tersebut. Setidaknya, tracing akan dilakukan di lingkungan tempat tinggal termasuk pada keluarganya.

“Kita harus tahu, pasien yang terpapar ini sudah kontak erat ke siapa saja?” ujar dokter berkaca mata ini. Mereka yang sudah kontak erat akan diperiksa juga. Seperti diketahui, data yang masuk Provinsi Jawa Timur menunjukkan kasus aktif hanya enam orang tanpa ada tambahan kasus baru. Meski begitu, sebanyak 68 orang menjalani rapid test. Dari jumlah tersebut, dua orang reaktif.(rq/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia