Minggu, 24 Oct 2021
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

Usia 12 Tahun ke Bawah Tak Boleh Naik KA

Semua KA Jarak Jauh Telah Rutin Beroperasi

14 Oktober 2021, 11: 02: 02 WIB | editor : Adi Nugroho

Usia 12 Tahun ke Bawah Tak Boleh Naik KA

BEROPERASI: Kereta api jarak jauh telah beroperasi rutin setiap hari. (Andhika Attar - Radar Kediri)

Share this      

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- PT KAI Daop 7 Madiun memutuskan untuk melakukan penambahan perjalanan kereta api jarak jauh. Penambahan perjalanan ini sendiri dilakukan lantaran jumlah penumpang mengalami peningkatan.“Sebelumnya beberapa KA hanya berangkat saat akhir pekan saja. Tetapi sekarang sudah berangkat setiap hari,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko kepada Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin.

Penambahan jumlah keberangkatan tersebut diberlakukan untuk beberapa KA jarak jauh. Antara lain KA Brantas, Singasari, Pasundan, Wijayakusuma, Malabar, Ranggajati, dan Bangunkarta.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, penambahan jumlah penumpang tersebut mengalami peningkatan sejak awal bulan ini. Yang mana seiring dengan adanya penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di beberapa daerah.“Jumlah calon penumpang lebih banyak dibandingkan ketika PPKM masih berada di level 4,” imbuh Ixfan.

Baca juga: Tol Kediri-Tulungagung Harus Sesuai dengan Tata Ruang

Kenaikan jumlah calon penumpang pada periode bulan ini tercatat cukup banyak. Sebanyak 43 ribu orang yang melakukan perjalanan menggunakan KA di wilayah Daop 7 Madiun. Jumlah ini sendiri mengalami peningkatan sebesar 81 persen jika dibandingkan periode September kemarin. “Pada bulan lalu di Daop 7 Madiun hanya mencatatkan keberangkatan sebanyak 8.292 orang,” tutur pria yang hobi bersepeda tersebut.

Namun begitu, pihaknya menegaskan bahwa calon penumpang tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat menggunakan layanan PT KAI. Penumpang wajib menunjukkan kartu vaksinasi. Minimal vaksin pada dosis pertama.

Pelanggan juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes PCR maksimal 2x24 jam. Sedangkan, untuk surat negatif tes antigen harus dilampirkan maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan. “Calon penumpang usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan,” sambung Ixfan.

Pihaknya juga telah mengintegrasikan sistem keberangkatan KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi. Sehingga, data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan akan otomatis muncul pada layar komputer petugas. Integrasi ini bertujuan mempermudah pelanggan, memperlancar proses pemeriksaan dokumen, dan menghindari pemalsuan dokumen.

(rk/tar/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia