Minggu, 24 Oct 2021
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

PCNU Tunggu Kejelasan Dukungan untuk Gus Yahya

14 Oktober 2021, 10: 47: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

PCNU Tunggu Kejelasan Dukungan untuk Gus Yahya

GAYENG: Dari kiri, Gus Reza Ahmad Zahid, Kiai Abdul Hamid Abdul Qodir, dan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko menghadiri pelantikan pengurus PCNU Kota Kediri di Aula Muktamar Lirboyo kemarin. (Rekian - radar kediri)

Share this      

KOTA, JP Radar Kediri-PWNU Jatim sudah mengusulkan  paket Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Kiai Miftahul Akhyar sebagai kandidat ketua umum dan rais aam PBNU. Tetapi, keputusan politik jelang Muktamar ke-34 NU tersebut belum tersampaikan ke bawah. Termasuk PCNU Kota Kediri yang memilih menunggu sosialisasi dari PWNU Jatim.

          Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil mengungkapkan, dirinya sudah mendengar kabar pengusulan Yahya Cholil Staquf dan Kiai Miftahul Akhyar. “Tetapi sampai hari ini (kemarin, Red) kami belum dipanggil,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ab ini.

          Lebih jauh Gus Ab menjelaskan, biasanya PWNU akan menyosialisasikan dukungan mereka di muktamar ke jajaran pengurus cabang. Tetapi, agenda tersebut belum dilakukan hingga kemarin. Dia pun menilai masih mungkin terjadi konsolidasi lagi terkait persiapan muktamar di Lampung tersebut.

Baca juga: Lelah Kucing-kucingan, PKL Minta Buka SLG

          Gus Ab menuturkan, PWNU Jatim melalui komisi organisasi akan mengusulkan teknik pemilihan ketua melalui jalur ahwa atau voting. Cara tersebut sama dengan pemilihan rais syuriah dan rais aam. Dengan jalur ahwa, PWNU bisa mengajukan nama-nama kandidat yang dicalonkan.

          Adapun saat pemilihan nanti, pengurus cabang tetap memiliki suara. “Harapannya nanti metode ahwa akan jadi rekomendasi PWNU Jatim dan jajaran PCNU saat muktamar. Kalau figur (calon ketua, Red) semua bagus,” jelas pengasuh Ponpes Salafiyah Bandarkidul sembari menyebut Said Aqil Siradj dan Gus Yahya sama-sama memiliki kedekatan dengan Kediri.

          Untuk diketahui, Gus Ab resmi menjabat ketua PCNU masa khidmat 2021-2026 setelah dilantik oleh Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar bersama jajaran pengurus kemarin. Saat ditemui sejumlah wartawan, Marzuki

menolak memberi komentar tentang muktamar.   

          Marzuki yang menduduki peringkat teratas hasil survei kandidat ketua umum PBNU itu berdalih sedang fokus mengembangkan bidang pendidikan, sekolah, kesehatan, pelayanan pada masyarakat. “Silakan tanya (hasil survei, Red) ke yang bikin survei saja,” kata kiai asal Malang itu.

          Lebih jauh Marzuki menegaskan, sebagai ketua PWNU dia berharap ke depan NU tetap selamat. Baik untuk akidah dan ibadahnya. “Ibadahnya harus sregep (rajin, Red) agar lembaganya tidak diambil orang,” tandas Marzuki mengamini dukungan untuk Gus Yahya sembari menolak membeber lebih jauh alasannya. (rq/ut)

 

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia