Sabtu, 28 May 2022
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

Dinkes Kabupaten Kediri Minta Tetap Terapkan Prokes seperti Korona

13 Mei 2022, 11: 32: 18 WIB | editor : Adi Nugroho

Dinkes Kabupaten Kediri Minta Tetap Terapkan Prokes seperti Korona

PEDULI KESEHATAN: Para murid SMPN 3 Grogol sedang mengikuti pelajaran di ruang kelasnya. Dinkes minta mereka ikuti PHBS selama PTM.   (IQBAL SYAHRONI/JPRK)

Share this      

KABUPATEN, JP Radar Kediri –Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mulai memantau kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah yang sudah 100 persen. Pasalnya, kini merebak kasus hepatitis akut di Indonesia. Para penghuni sekolah diimbau berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Meski hingga kemarin belum ada temuan, PHBS harus dilakukan sejak dini. “Per hari ini (kemarin, Red), belum ditemukan dugaan kasus hepatitis, namun PHBS tetap dilakukan,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten dr Achmad Khotib.

Meski penyebab penyakit hepatitis akut itu belum diketahui, gejala umum yang selama ini dilaporkan dari beberapa daerah sama. Di antaranya seperti mual, diare, panas, badan melemah, ada warna kuning di mata, dan air kencing berwarna gelap lebih kemerah-merahan.

Baca juga: Dinkes Kota Kediri Ajak Sekolah Waspadai Hepatitis Akut

“Apabila ada yang menemukan gejala awal seperti itu,kami minta segera memeriksakannya ke fasilitas kesehatan terdekat. Seperti klinik, puskesmas, dokter, maupun rumah sakit,” paparnya.

Yang paling dekat dengan PHBS, menurut Khotib, adalah mengatur pola makan atau tidak jajan sembarangan. Khususnya di sekolah. Pria yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri itu menambahkan bahwa dinkes akan mengerahkan seluruh sumberdaya untuk mengidentifikasi, sosialisasi, dan edukasi ke masyarakat terkait penyakit ini.

“Masyarakat kami minta tetap menerapkan prokes seperti saat korona. Menjaga PHBS, seperti sebelum makan cuci tangan menggunakan sabun serta menjaga pola makan dengan makanan yang bersih dan sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Disdik Kabupaten Kediri juga meminta semua siswa SD dan SMP patuh protokol kesehatan (prokes) di pembelajaran tatap muka (PTM). “Tetap kami imbau ke sekolah, seperti anjuran dan memang kami juga harus terus cek dan ingatkan untuk menjaga prokes di sekolah,” ujar Kabid Dikdas Disdik Kabupaten Kediri Nur Miftahul Fuad.

Ia menyarankan kepala sekolah, guru, dan penjaga sekolah memantau kualitas makanan di kantin. Untuk penjual di luar kantin juga akan dikoordinasikan dengan sekolah.(syi/ndr)

(rk/syi/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia