Selasa, 26 Oct 2021
Radar Kediri
Home / Politik
icon featured
Politik

Seleksi ASN P3K di Kediri, Tahap II Persaingan Peserta Makin Ketat

12 Oktober 2021, 14: 57: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

Seleksi ASN P3K di Kediri, Tahap II Persaingan Peserta Makin Ketat

Share this      

KOTA, JP Radar Kediri– Meski ada penurunan passing grade kategori tiga, masih ada peserta seleksi aparatur sipil negara (ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) untuk guru SD/SMP tak lulus. Di SD mayoritas formasi guru kelas. Jumlahnya sembilan.

Sedangkan untuk formasi PAI guru SD ada enam. Total formasi yang dibuka sebanyak 109 guru. Sementara dari 53 formasi untuk guru SMP, 34 gagal terisi. Paling banyak formasi guru teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Jumlahnya 11. Disusul formasi guru bimbingan konseling (BK) sebanyak delapan.

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri Marsudi Nugroho, formasi yang kosong di SMP itu bukan saja karena pesertanya tidak lulus. Ada juga yang nihil pendaftar. “Harapan kami, di tahap kedua nanti sudah terisi. Sehingga tidak ada lagi kekosongan guru,” ucapnya.

Baca juga: Beroperasi Lagi, Bus Sekolah di Kediri Sepi Penumpang

Guru yang tidak lulus di tahap satu diminta berusaha ekstra pada seleksi tahap kedua nanti. Marsudi memastikan, jumlah peserta yang akan ikut seleksi semakin banyak. Namun, ia mengaku, belum mengetahui aturan resmi terkait afirmasi pada tahap kedua. Yang pasti, persaingannya semakin ketat. 

 “Kalau tanpa afirmasi, maka rekrutmennya benar-benar mengandalkan nilai ujian tertinggi. Tantangannya semakin berat,” ujarnya.

Marsudi pun memberi semangat pada peserta yang belum lulus untuk belajar lebih ekstra lagi. Anggap saja seleksi tahap satu sebagai pengalaman yang harusnya bisa ditingkatkan di tahap berikutnya.

Sementara itu, peserta seleksi ASN P3K di Kota Kediri sempat bingung saat membuka pengumuman hasil seleksi. Sebab, di hari pertama terjadi kesalahan entry data karena berisi formasi dari Madiun.

“Kita kebingungan harus menanyakannya ke mana,” kata M. Badrul Munir, peserta seleksi ASN P3K Guru SD Kota Kediri.

Peserta lantas menyampaikan ke panitia seleksi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang kemudian diubah sekitar tiga jam setelah pengumuman itu keluar. Badrul yang memilih formasi PAI memastikan lulus setelah sempat gagal pada passing grade pertama dengan poin 325. Mendapat nilai  285, guru SDN Bangsal 3  ini mendapat afirmasi dan dinyatakan lulus setelah ada penurunan nilai ambang batas kategori ketiga menjadi 275. “Alhamdulillah (lulus, Red),” ucapnya. (rq/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia