KEDIRI, JP Radar Kediri-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kembali memimpin apel pagi rutin di halaman Balai Kota Kediri, Senin (16/3) kemarin. Apel pagi kali ini tak hanya diikuti pegawai di lingkungan balai kota saja. Melainkan juga ada pegawai dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) hingga jajaran kelurahan.
Di depan para pegawai, orang nomor satu di Pemkot Kediri itu menegaskan pentingnya menjaga semangat kerja dan pelayanan kepada masyarakat. Meski dalam rangkaian libur panjang Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.
Dia juga meminta agar waktu kerja yang tersisa bisa dimanfaatkan secara maksimal. Selebihnya, pemimpin muda itu mewanti-wanti agar kualitas pelayanan publik tidak menurun.
“Saya harapkan dengan tersedianya waktu dua hari ini semangat kerja bapak-ibu bukan menurun. Namun harus tetap optimal. Pelayanan kepada masyarakat juga harus tetap berjalan dengan baik. Saya tidak ingin mendengar ada aduan dari masyarakat bahwa kantor tutup sebelum waktunya atau pegawainya sudah tidak ada di tempat,” tegasnya.
Selebihnya, Mbak Wali juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk tetap menjaga profesionalitas. Serta tanggung jawab mereka dalam menyelesaikan pekerjaan. Khususnya tugas-tugas prioritas yang bersifat mendesak.
“Dua hari ini harus dimaksimalkan. Apabila ada tugas prioritas dan urgent, tolong jangan ditunda dan segera diselesaikan. Mengingat masa libur nanti cukup panjang, maka pekerjaan yang belum selesai harus dituntaskan terlebih dahulu,” pintanya.
Tidak hanya itu, Mbak Wali juga memberi arahan kepada Dinas PUPR untuk memastikan kesiapan infrastruktur di Kota Kediri. Terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik.
Dia meminta agar dilakukan pengecekan pada berbagai fasilitas publik seperti jembatan, drainase, serta kondisi jalan. “Tolong dicek jembatan-jembatan, drainase, dan jalan-jalan yang ada. Selain itu pekerjaan jalan yang sedang berlangsung juga harus diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak, jangan sampai melewati lebaran masih belum selesai,” pesannya.
Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang, Mbak Wali juga mengingatkan agar titik-titik rawan banjir di Kota Kediri turut diperhatikan. Demikian pula upaya mitigasi yang harus dilakukan sejak dini.
Selanjutnya, Bakesbangpol juga diminta mengintensifkan koordinasi lintas sektor. Seperti dengan TNI, Polri, dan lainnya agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Adapun Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian diinstruksikan untuk memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasar.
“DKPP bersama dinas terkait tetap harus turun ke pasar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok aman dan harga tetap stabil. Jangan sampai ada penumpukan barang yang menghambat distribusi,” tandasnya.
Mbak Wali menegaskan, tanggung jawab menjaga pelayanan publik dan kondisi kota bukan hanya berada pada satu perangkat daerah saja. Melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Kediri.
“Saya juga titip pesan, ketika mudik jangan menggunakan kendaraan dinas. Kita harus menjaga profesionalitas, menjaga integritas, serta menunjukkan bahwa kita bisa menjadi teladan bagi masyarakat,” imbuhnya. (pkp/ut)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil