Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bandara Dhoho Kediri Percepat Realisasi Investasi

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 10 Februari 2026 | 20:59 WIB

 

Kondisi Bandara Internasional Dhoho Kediri yang ramai dikunjungi masyarakat. (Foto: Wahyu Adji)
Kondisi Bandara Internasional Dhoho Kediri yang ramai dikunjungi masyarakat. (Foto: Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri– Realisasi investasi di Kabupaten Kediri sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif.

Kapasitas investasi di Bumi Panjalu tembus Rp1,6 triliun. Capaian tersebut menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk mendorong realisasi investasi yang lebih tinggi pada tahun 2026.

Baca Juga: Bulog Kancab Kediri Siap Serap Panen Raya, Pastikan Kualitas Beras dan Jagung Terjaga

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kediri Joko Suwono menjelaskan, investasi 2025 didominasi tiga sektor utama.

Sektor industri primer, khususnya makanan dan minuman yang paling menonjol.

Disusul sektor sekunder meliputi peternakan, pertanian, perkebunan, dan ketahanan pangan. Serta sektor tersier berupa perumahan dan perhotelan.

Baca Juga: Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Dominasi Penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) dengan Porsi 49% dari Total Nasional

“Tiga sektor ini paling banyak diminati investor untuk pengembangan usaha di Kabupaten Kediri,” ujar Joko.

Berdasarkan data DPMPTSP, capaian investasi sektor primer mencapai sekitar Rp 216 miliar.

Sektor industri mencatatkan nilai Rp 214 miliar, sementara sektor lainnya berada di angka Rp 213 miliar. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik di Angka Rp2,954 per Gram, Segini Rinciannya

Untuk sektor tata ruang, khususnya perumahan, Joko menyebut ketersediaan lahan masih cukup luas dan potensial ditawarkan kepada pengembang real estate.

Sektor industri dan perumahan menjadi penopang utama realisasi investasi pada tahun 2025.

Potensi tersebut diperkirakan semakin besar pada tahun 2026, seiring meningkatnya minat investor terhadap Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Sudah Ada Sejak 30 Tahun, Es Tari di Desa Kapas Ini Jadi Magnet Wisatawan Kuliner

“Ke depan, Kediri masih menjadi primadona bagi investor,” katanya.

Joko menambahkan, promosi dan pelayanan menjadi faktor krusial dalam persaingan investasi antar daerah di Jawa Timur.

Oleh karena itu, Pemkab Kediri terus mendorong kemudahan perizinan agar investor merasa nyaman menanamkan modalnya.

Baca Juga: Kreatif! Desa Turus di Gurah Ubah Potensi Desa Jadi Sumber Cuan PAD Desa

Selain itu, pemanfaatan potensi lahan dilakukan secara berkelanjutan dengan menonjolkan ciri khas daerah.

Kehadiran Bandara Internasional Dhoho serta sejumlah Proyek Strategi Nasional (PSN) dinilai sangat membantu percepatan realisasi investasi.

“Adanya PSN memberi dampak signifikan terhadap minat investor. Banyak lahan yang kini dilirik untuk pengembangan industri,” jelasnya.

Dia berharap tahun 2026 nanti, pencapaian investasi di Kabupaten Kediri bisa meningkat tajam melampaui tahun ini. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #kediri #bandara dhoho kediri #Bumi Panjalu #bandara dhoho #investasi