Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Momen Libur Panjang, Satpol PP Imbau PKL Jalan Dhoho Kediri Pasang Informasi Harga

Ayu Ismawati • Minggu, 28 Desember 2025 | 06:52 WIB
Ilustrasi PKL Jl Dhoho (Dokumen Radar Kediri tanggal 24 Desember 2024)
Ilustrasi PKL Jl Dhoho (Dokumen Radar Kediri tanggal 24 Desember 2024)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Mobilitas masyarakat di Kota Kediri mengalami peningkatan selama momentum libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru).

Terutama di sentra kuliner di Jalan Dhoho. 

Sayangnya, masih ada sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang tidak mencantumkan informasi harga dengan jelas.

Hal itu menjadi perhatian Pemkot Kediri, melalui Satpol PP Kota Kediri. Pedagang yang tetap nekat tidak memasang harga akan menjadi sasaran untuk ditertibkan. Khususnya selama momen nataru.

Kepala Satpol PP Kota Kediri Paulus Luhur Budi Prasetya melakukan patroli. Hal itu dilakukan untuk menindak tegas gangguan ketertiban, kebersihan, dan keindahan (K3).

Menurutnya, sudah terjadi peningkatan arus kedatangan dan lonjakan penumpang di Terminal Tamanan sejak 19 Desember lalu. Keramaian itu dapat memicu peningkatan aktivitas tempat hiburan dan rumah makan.

“Terutama yang di Jalan Dhoho, semua pedagang-pedagang seperti pecel dan nasi goreng wajib untuk memampangkan harganya,” ujar Paulus.

Hal itu bertujuan agar tidak ada oknum pedagang yang sengaja menaikkan harga saat ramai pengunjung. Terutama terhadap pembeli dari luar kota yang baru berkunjung ke Kota Kediri.

“Kan banyak pengunjung biasanya nataru seperti ini. mereka maunya nostalgia beli pecel, beli nasi goreng, terus nggak tahu harganya asal ambil lauk tiba-tiba habisnya besar. Jadinya nanti Kota Kediri nggak ngangeni lagi,” bebernya.

Sebab meskipun sebelumnya PKL sudah difasilitasi dan diwajibkan memasang informasi harga oleh dinas perdagangan, masih banyak yang melanggar.

Petugas satpol PP pun mengimbau agar para PKL mematuhi aturan yang diwajibkan oleh Pemkot Kediri itu.

“Ada yang masih memasang, ada beberapa yang sudah tidak. Dulu pernah ada imbauan dari dinas perindustrian dan perdagangan, mungkin karena sudah lama jadi lupa. Entah lupa nggak dibawa atau apa, akhirnya nggak dipasang,” ungkap Paulus.

Selain menertibkan PKL, selama nataru ini pihaknya juga menertibkan gangguan K3 di beberapa tempat hiburan.

Di antaranya tempat karaoke dan kafe agar membatasi jam operasional supaya tidak mengganggu ketertiban umum.

“Seperti di area GOR Jayabaya itu banyak tempat yang digunakan untuk karaoke itu kami minta mengurangi tingkat kebisingan dan tidak menyediakan miras agar tidak mengganggu lingkungan sekitar,” pungkas Paulus.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#wisata kuliner #jalan dhoho #libur panjang #nataru #kuliner jalan dhoho