Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Desa Kedungmalang Papar Kediri Jadi Langganan Riset Pertanian Jagung, Kok Bisa?

Diana Yunita Sari • Selasa, 16 Desember 2025 | 15:55 WIB
Kegiatan riset pertanian Desa Kedungmalang (Diana Yunita Sari)
Kegiatan riset pertanian Desa Kedungmalang (Diana Yunita Sari)

KEDIRI, JP Radar Kediri - Desa Kedungmalang terkenal dengan hasil pertaniannya. Terutama jagung yang memiliki kualitas unggul.

Hal tersebut menarik perhatian perusahaan benih pertanian. Sejak 2011, desa ini menjadi pusat riset pembuatan benih jagung.

Mereka sampai menyewa sekitar 10 hektare lahan dengan kontrak 10 tahun untuk dijadikan lahan riset.

Kemitraan ini memberikan dampak langsung pada petani lokal. Warga diberdayakan sebagai pekerja untuk pemupukan dan pengairan lahan tersebut.

Petani juga mendapat manfaat dari program CSR perusahaan. Mereka memperoleh pelatihan melalui sekolah lapang serta dipinjami mesin potong.

Selain itu, bantuan sembako juga diberikan bagi warga yang kurang mampu. Sementara itu, pemilik tanah mendapatkan hasil jagung untuk pakan ternak.

“Jika ada varietas atau benih baru, petani kami sudah tahu karena lahan ini dijadikan percontohan,” jelas Kaur Perencanaan Agus Setyo Basuki.

Bibit unggulan di Kedungmalang adalah varietas Perkasa Sakti. Keunggulannya terletak pada ketahanan terhadap obat rumput.

Sehingga masalah gulma mudah tertangani. Kelompok tani desa juga aktif. Salah satunya dalam mengambil jatah pupuk subsidi.

Mereka rutin berkumpul untuk sosialisasi dan promosi produk dari perusahaan formulator pertanian.

“Ada gubug tani, ya untuk rembug masalah pertanian atau juga sosialisasi dan pembagian air,” tutur Agus.

Terkait penanganan hama, kelompok tani juga sering mengadakan kegiatan semprotan massal. Desa menerima bantuan tossa dan sprayer otomatis untuk keperluan penyemprotan tersebut.

Kegiatan ini dilakukan segera bila ada indikasi hama penyakit, seperti bakteri. Obat disediakan oleh dinas. Petani hanya menanggung biaya tenaga kerjanya.

Selain itu, ada juga pelatihan drone bagi petani. Meskipun penerapannya masih terbatas pada SDM.

Saat ini, penjualan hasil panen jagung masih dilakukan secara mandiri oleh petani. Disalurkan ke pengepul dan peternak.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #papar #kediri #pertanian #Desa Kedungmalang #riset pertanian #benih jagung