KEDIRI, JP Radar Kediri - Sejumlah kandidat yang disebut-sebut maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Kediri mulai menunjukkan keseriusannya. Kemarin, Ketua Harian Suket Teki Nusantara Vinanda Prameswati mengikuti penjaringan di DPC Partai Demokrat. Alumnus Universitas Airlangga itu menjadi pendaftar pertama di partai berlambang Mercy tersebut.
Gadis yang akrab disapa Nanda itu datang ke DPC Demokrat sekitar pukul 14.00. Dia mengaku berterima kasih kepada Demokrat yang sudah mengundangnya dan memberi dukungan. “Terima kasih telah memberikan ide visi misi yang bagus, Kediri Ngangeni. Tentunya kita sama-sama menginginkan Kota Kediri maju,” kata Nanda di sekretariat Partai Demokrat kemarin.
Ketua DPC Demokrat Kota Kediri Ashari mengatakan, pendaftaran Nanda kemarin jadi formalitas partainya untuk mengusung di pilkada 2024.
“Mbak Nanda juga sudah menjalin komunikasi dengan pimpinan-pimpinan kami sampai di tingkat pimpinan tertinggi,” ujar Ashari.
Setelah menerima pendaftaran Nanda kemarin, menurut Ashari pihaknya akan melanjutkan komunikasi untuk membangun koalisi. Termasuk menyeriusi langkah koalisi dengan Partai Golkar yang sudah dibangun sejak beberapa waktu lalu.
“Apakah cukup Golkar dan Demokrat, atau butuh pasukan yang lain? apakah butuh penyangga tiang yang banyak? Ini masih kami pertimbangkan,” lanjut Ashari.
Seperti sebelumnya, Ashari menegaskan pihaknya sudah membangun komunikasi informal dengan Vinanda sejak lama. Meski demikian, dia tetap tidak menutup peluang kandidat lain yang mendaftar di penjaringan hingga akhir April nanti.
“Nanti itu semua (pendaftar yang terjaring, Red) diusulkan DPC kepada DPP (dewan pimpinan pusat) melalui DPD (Dewan Pimpinan Daerah Jatim). Semua yang menentukan dari pusat selaku pimpinan kami,” jelasnya.
Terpisah, Ketua DPD Golkar Kota Kediri Sudjono Teguh Widjaja membenarkan komitmen koalisi yang dibangun dengan Demokrat. Selebihnya, dia juga berkomunikasi dengan partai lain. “Komunikasi dengan PKB dan PKS. Juga ada diskusi dengan PAN walaupun tidak membahas koalisi,” terang pria yang akrab disapa Djono tersebut.
Terkait pendaftaran Nanda ke Demokrat, Djono menyebut proses serupa juga berlangsung di Golkar. Menurutnya, nama Vinanda juga diusulkan ke DPP Golkar. “Rekomendasi (dari Golkar, Red) untuk Vinanda akan turun setelah ditentukan kandidat AG2-nya,” urai Djono.
Dia memastikan Golkar akan berupaya membangun koalisi besar di pilkada tahun ini. Karenanya, selain dengan Demokrat, Golkar akan menyeriusi komunikasi dengan beberapa partai lainnya.
Sementara itu, pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kediri juga mengintensifkan komunikasi dengan kandidat bacawali setelah membuka penjaringan. Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kota Kediri Afif Fachrudin Widjaya menyebut, partainya sudah berkomunikasi dengan Vinanda Prameswati.
“Kemarin (24/4) Mbak Vinanda datang ke Gus Muid (Ketua DPC PKB O’ing Abdul Muid Shohib, Red) tapi Gus Muid pas tidak ada. Ganti Gus Muid yang ke Mbak Vinanda untuk berkomunikasi,” paparnya.
Setelah itu, giliran Afif yang berkomunikasi dengan pengusaha muda Regina Nadya Soewono. “Kalau dengan Bu Fey (Ferry Silviana Feronica, istri mantan Wali Kota Abdullah Abu Bakar, Red) kami belum berkomunikasi. Menunggu tim sana (PAN, Red),” jelas Afif sembari menyebut partainya terbuka dengan semua kandidat bacawali.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah