Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cuaca Ekstrem, Harus Waspadai Angin Kencang

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 28 Desember 2022 | 17:15 WIB
CUACA EKSTREM: Warga melewati jalan Desa Bakalan, Grogol saat hujan deras mengguyur wilayah setempat. Warga diminta mewaspadai ancaman bencana angin kencang. (Foto: Wahyu Adji)
CUACA EKSTREM: Warga melewati jalan Desa Bakalan, Grogol saat hujan deras mengguyur wilayah setempat. Warga diminta mewaspadai ancaman bencana angin kencang. (Foto: Wahyu Adji)
KABUPATEN, JP Radar Kediri-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di Kediri Raya mewaspadai cuaca ekstrem mulai hari ini. Meski jauh dari pesisir pantai, Kota dan Kabupaten Kediri diprediksi akan diguyur hujan deras disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sawahan-Nganjuk Sumber Harto mengungkapkan, cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi hingga tahun baru. “Pemangku kebijakan harus mewaspadai potensi bencana yang terjadi,” pintanya.

Dia mencontohkan ancaman bencana angin kencang dan angin puting beliung. Untuk mencegah timbulnya korban jiwa, dia meminya agar pohon hijau yang terlalu rimbun bisa dipangkas. Sedangkan pohon tua yang besar bisa ditebang.

Selain bencana tersebut, ancaman tanah longsor juga harus diantisipasi. Terutama warga di pegunungan yang tinggal di area tanah retak. “Jika hujan deras lebih dari satu jam, sebaiknya mengungsi untuk mencari tempat aman,” pintanya sembari meminta masyarakat juga mewaspadai bencana banjir.

`        Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Kediri Edy Suprapto menuturkan, pihaknya sudah menyampaikan imbauan ancaman cuaca ekstrem ke masyarakat melalui camat. Menurutnya, dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Jawa Timur juga berpotensi terjadi di Kabupaten Kediri.

Termasuk tentang kondisi La Nina yang Desember ini berada di level sedang. “Pengaruh situasi itu cukup signifikan terhadap peningkatan curah hujan,” bebernya sembari menyinggung pola pertemuan angin yang dapat meningkatkan aktivitas dan konektivitas pertumbuhan awan hujan.

Apalagi, ditambah dengan aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO)dan gelombang equatorial rossby di wilayah Jatim. Selebihnya, suhu muka laut di perairan Jatim juga masih hangat dengan anomali antara 0,5 sampai 2 derajat celsius. “Peristiwa ini bisa menyebabkan suplai air semakin banyak di atmosfer,” paparnya.

Untuk diketahui, selama dua hari terakhir mendung gelap bergelayut di langit Kediri Raya. Beberapa wilayah juga mulai diguyur hujan meski dalam intensitas sedang. Tren tersebut diprediksi masih akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#berita terkini #seputar kediri #BMKG #kediri #kabar kediri terkini #info terbaru kediri #info kediri #viral kediri #berita terbaru #hujan lebat #berita kediri terbaru #Badan Penanggulangan Bencana Daerah #angin kencang #hujan #berita kediri terkini #kediri lagi #waspada angin kencang #berita viral kediri #kabar kediri #kediri news