26.4 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Ratusan Napi Divaksin untuk Cegah Covid-19

- Advertisement -

MOJOROTO, JP Radar Kediri– Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri mendapat suntikan vaksin Covid-19. Vaksinator Dinas Kesehatan Kota Kediri memberikannya pada yang belum divaksin pertama maupun vaksin booster.

Warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari berbagai kasus pidana itu antusias mengantre di aula. Sebelum penyuntikan, mereka jalani pemeriksaan kesehatan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, 107 narapidana (napi) mendapat vaksinasi.

Nantinya dari sekitar 800-an lebih akan menerima vaksin secara bertahap. Kepala Lapas Kediri Muhammad Hanafi menjelaskan, rata-rata WBP telah mendapat vaksin lengkap 1-2. Sehingga bisa segera divaksinasi booster.

Ia menegaskan, vaksinasi ini mengantisipasi persebaran Covid-19 di lapas. Apalagi kondisi overkapasitas berisiko penularan tinggi. “Selain program vaksinasi booster pada WBP juga karena termasuk kelompok rentan penularan Covid-19. Itu karena mereka tinggal dalam satu tempat bersama,” terang Hanafi.

Baca Juga :  Yuk Ikutan! Ajang Kreasi Menggambar di Rumah

Pria asal Pamekasan, Madura ini menjelaskan bahwa selama ini sudah mengupayakan protokol kesehatan. Namun menjaga jarak cukup sulit karena kondisi lapas overload. Karena itu pihaknya memaksimalkan pengecekan kesehatan dan pemberian vaksinasi. “Harapannya setelah vaksinasi ini bisa menekan dan mencegah penularan penyakit,” tutur Hanafi.

- Advertisement -

Kepala Dinkes Kota dr Fauzan Adima menambahkan, vaksinasi sebagai langkah agar para tahanan dan napi terlindungi. Harapannya, saat bebas nanti sudah mendapat vaksin. Selain itu, skrining sebagai langkah deteksi dan antisipasi adanya penghuni yang menderita dan punya riwayat penyakit menular. “Sehingga bila ada penghuni menderita bisa diskrining dan dilakukan langkah-langkah lanjutan,” paparnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

MOJOROTO, JP Radar Kediri– Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri mendapat suntikan vaksin Covid-19. Vaksinator Dinas Kesehatan Kota Kediri memberikannya pada yang belum divaksin pertama maupun vaksin booster.

Warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari berbagai kasus pidana itu antusias mengantre di aula. Sebelum penyuntikan, mereka jalani pemeriksaan kesehatan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, 107 narapidana (napi) mendapat vaksinasi.

Nantinya dari sekitar 800-an lebih akan menerima vaksin secara bertahap. Kepala Lapas Kediri Muhammad Hanafi menjelaskan, rata-rata WBP telah mendapat vaksin lengkap 1-2. Sehingga bisa segera divaksinasi booster.

Ia menegaskan, vaksinasi ini mengantisipasi persebaran Covid-19 di lapas. Apalagi kondisi overkapasitas berisiko penularan tinggi. “Selain program vaksinasi booster pada WBP juga karena termasuk kelompok rentan penularan Covid-19. Itu karena mereka tinggal dalam satu tempat bersama,” terang Hanafi.

Baca Juga :  Dinkes Kota Kediri Belum Temukan Dampak Vaksinasi Anak

Pria asal Pamekasan, Madura ini menjelaskan bahwa selama ini sudah mengupayakan protokol kesehatan. Namun menjaga jarak cukup sulit karena kondisi lapas overload. Karena itu pihaknya memaksimalkan pengecekan kesehatan dan pemberian vaksinasi. “Harapannya setelah vaksinasi ini bisa menekan dan mencegah penularan penyakit,” tutur Hanafi.

Kepala Dinkes Kota dr Fauzan Adima menambahkan, vaksinasi sebagai langkah agar para tahanan dan napi terlindungi. Harapannya, saat bebas nanti sudah mendapat vaksin. Selain itu, skrining sebagai langkah deteksi dan antisipasi adanya penghuni yang menderita dan punya riwayat penyakit menular. “Sehingga bila ada penghuni menderita bisa diskrining dan dilakukan langkah-langkah lanjutan,” paparnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/