29.2 C
Kediri
Thursday, March 23, 2023

Mas Dhito Terima Dokumen Persetujuan RDTR Banyakan-Grogol

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Investasi di wilayah barat sungai Kabupaten Kediri agaknya akan segera berkembang pesat. Ini setelah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menerima dokumen persetujuan substansi Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Banyakan-Grogol dari Dirjen Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Selasa (14/3). Turunnya persetujuan penataan kawasan itu membuat para investor bisa segera merealisasikan investasinya di Bumi Panjalu.

Untuk diketahui, wilayah Banyakan-Grogol merupakan salah satu kawasan cepat tumbuh di Kabupaten Kediri. Dengan turunnya RDTR tersebut, wilayah barat sungai bisa jadi pintu gerbang kawasan perdagangan dan jasa berbasis agrinisnis Kediri Raya.

Bupati Hanindhito Himawan Pramana yang Selasa lalu didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengungkapkan, RDTR berbasis online single submission (OSS) itu bisa memberi kemudahan bagi para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Kediri. “Dengan RDTR ini, investasi di sebagian kawasan Banyakan dan Grogol terutama yang dekat dengan bandara sudah ada kepastian,” katanya di Jakarta.

Baca Juga :  Ada Kamuncak di Samping Musala
aplikasi penghasil uang resmi dari pemerintah
GENJOT INVESTASI: Bupati Dhito menandatangani berkas penyerahan RDTR wilayah barat sungai, termasuk di dalamnya mengatur proyek bandara. (Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Kediri For JPRK)

Wilayah perkotaan Banyakan-Grogol seluas 5.520,35 hektare juga mengakomodasi pembangunan Bandara Kediri dan Jalan Tol Kertosono-Kediri. Hal tersebut sesuai PP No. 109/2020 dan PP No. 80/2019. Wilayah perkotaan Banyakan-Grogol terdiri dari Desa Manyaran, Tiron, Jatirejo, Banyakan, Grogol, Cerme, Wonoasri, Sonorejo, Bakalan, Sendang, Maron, Ngablak dan Jabon.

“Nanti perizinan-perizinan skala besar lewat OSS tanpa KKPR (kesesuaian kegiatan tata ruang) otomatis terbit kalau sudah sesuai tata ruang. Namun ketika tidak sesuai akan langsung ditolak oleh sistem,” terangnya sembari menyebut di Kabupaten Kediri total ada lima RDTR. Setelah kawasan Banyakan-Grogol, pemkab akan memproses RDTR untuk Pare dan Ngadiluwih.

- Advertisement -

Terpisah, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Reny Windyawati dihadapan para kepala daerah penerima dokumen persetujuan substansi RDTR meminta agar kawasan yang telah masuk persetujuan subtansi RDTR tidak berubah karena telah masuk ke draft yang ada dalam sistem. Jika ada perubahan otomatis tidak bisa masuk ke dalam sistem.

Baca Juga :  Dinkes Baru Terima 1.660 Vial Vaksin

“Kami berharap untuk tidak berubah dari yang ada di persetujuan subtansi,” pesannya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Investasi di wilayah barat sungai Kabupaten Kediri agaknya akan segera berkembang pesat. Ini setelah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menerima dokumen persetujuan substansi Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Banyakan-Grogol dari Dirjen Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Selasa (14/3). Turunnya persetujuan penataan kawasan itu membuat para investor bisa segera merealisasikan investasinya di Bumi Panjalu.

Untuk diketahui, wilayah Banyakan-Grogol merupakan salah satu kawasan cepat tumbuh di Kabupaten Kediri. Dengan turunnya RDTR tersebut, wilayah barat sungai bisa jadi pintu gerbang kawasan perdagangan dan jasa berbasis agrinisnis Kediri Raya.

Bupati Hanindhito Himawan Pramana yang Selasa lalu didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengungkapkan, RDTR berbasis online single submission (OSS) itu bisa memberi kemudahan bagi para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Kediri. “Dengan RDTR ini, investasi di sebagian kawasan Banyakan dan Grogol terutama yang dekat dengan bandara sudah ada kepastian,” katanya di Jakarta.

Baca Juga :  Sering Rugi, Bejo Sulap Sawah Jadi Kolam
aplikasi penghasil uang resmi dari pemerintah
GENJOT INVESTASI: Bupati Dhito menandatangani berkas penyerahan RDTR wilayah barat sungai, termasuk di dalamnya mengatur proyek bandara. (Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Kediri For JPRK)

Wilayah perkotaan Banyakan-Grogol seluas 5.520,35 hektare juga mengakomodasi pembangunan Bandara Kediri dan Jalan Tol Kertosono-Kediri. Hal tersebut sesuai PP No. 109/2020 dan PP No. 80/2019. Wilayah perkotaan Banyakan-Grogol terdiri dari Desa Manyaran, Tiron, Jatirejo, Banyakan, Grogol, Cerme, Wonoasri, Sonorejo, Bakalan, Sendang, Maron, Ngablak dan Jabon.

“Nanti perizinan-perizinan skala besar lewat OSS tanpa KKPR (kesesuaian kegiatan tata ruang) otomatis terbit kalau sudah sesuai tata ruang. Namun ketika tidak sesuai akan langsung ditolak oleh sistem,” terangnya sembari menyebut di Kabupaten Kediri total ada lima RDTR. Setelah kawasan Banyakan-Grogol, pemkab akan memproses RDTR untuk Pare dan Ngadiluwih.

Terpisah, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Reny Windyawati dihadapan para kepala daerah penerima dokumen persetujuan substansi RDTR meminta agar kawasan yang telah masuk persetujuan subtansi RDTR tidak berubah karena telah masuk ke draft yang ada dalam sistem. Jika ada perubahan otomatis tidak bisa masuk ke dalam sistem.

Baca Juga :  Masuk Perangkap, Warga Tangkap Satu Buaya Muara di Sungai Desa Janti

“Kami berharap untuk tidak berubah dari yang ada di persetujuan subtansi,” pesannya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/