KEDIRI, JP Radar Kediri – Semua pemain Macan Putih mendapat jatah libur selama sepuluh hari. Waktu yang sangat cukup untuk liburan.
Namun demikian, momen langka ini tak akan dimanfaatkan Krisna Bayu Otto untuk berpergian. “Belum ada rencana ke mana-mana,” kata Bayu-sapaan akrabnya.
Ya, dirinya akan menghabiskan minggu terakhir Ramadannya di Kediri saja. Bersama istri serta putri kecilnya.
Selain itu juga dengan keluarga besarnya yang memang sebagian besar di Kediri. Mulai dari orang tua, mertua, hingga kerabatnya.
Sehingga, dia memang tak berniat untuk pergi liburan. “Mungkin nanti sekalian akhir, pas off season aja liburan,” ceritanya.
Meski tak bepergian, Bayu tetap terbebas dari latihan rutin di lapangan. Hanya saja, dia masih punya tugas untuk menjaga kebugarannya.
Nantinya, dia akan mengikuti program latihan yang diberikan kepadanya. Dan biasanya, bapak satu anak itu memang punya kebiasaan berolahraga saat tak ada kompetisi.
“Latihan sendiri. Yang penting latihan sih supaya badannya siap, running, gym, normallah seperti pemain lainnya,” katanya.
Untuk diketahui, Bayu merupakan salah satu pemain lokal yang memang berasal dari Kediri. Tepatnya dari Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.
Fakta menariknya, dia menjadi salah satu pemain Macan Putih yang belum pernah berpaling sejak bergabung pada 2017 silam.
Namun, sepanjang musim ini, dia lebih sering berperan sebagai pemain pengganti. Hingga pekan 25, Bayu tercatat turun sebagai starter di delapan laga Macan Putih.
Lalu sebagai pemain pengganti di 12 laga. Dan di lima laga sisanya, dia menjadi penghangat bangku cadangan.
Sementara, catatan menit bermainnya sebanyak 932 menit. Dan belum ada kontribusi assist maupun gol untuk Persik Kediri.
Seperti diberitakan, manajemen Persik Kediri akan tetap memantau kondisi pemain selama libur. Program latihan akan diberikan oleh pelatih fisik. Dalam hal ini, pemain wajib mematuhi program latihan tersebut.
“Setiap harinya akan dikirim program individu untuk conditioning (pelatihan kebugaran, Red) untuk menjaga kebugaran,” kata Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan. (em/fud)
Editor : Andhika Attar Anindita