KEDIRI, JP Radar Kediri - Persik Kediri terpaksa ngungsi lagi. Menghadapi PSIM Yogyakarta, skuad Macan Putih akan menjamu di Gresik. Yakni di Gelora Joko Samudro (GJS).
Kabar tersebut disampaikan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo. Pada Selasa (10/2) malam, dia membeberkan bahwa Persik akan memakai GJS.
Langkah ini diambil setelah pihaknya tidak mendapat rekomendasi izin dari pihak kepolisian. Dalam hal ini Polres Kediri Kota. "Di Gresik, tanpa penonton," bebernya singkat.
Sebelumnya, dia telah membenarkan bahwa pihaknya tidak mendapatkan rekomendasi izin untuk menggelar laga di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.
Informasi yang dihimpun, salah satu pertimbangannya karena riwayat pertemuan kedua klub yang kurang baik.
Pada 2019 silam, terjadi bentrok antar suporter di Stadion Brawijaya. Kala itu, kedua tim masih berkontestasi di Liga 2. Nah, akibat bentrok, beberapa suporter pun mengalami luka-luka.
Selain itu, sarana dan prasarana di stadion juga dirusak. Sehingga, pihak kepolisian pun tidak memberi rekomendasi izin tersebut.
Di sisi lain, Stadion Brawijaya juga tak kunjung diperbaiki. Padahal, hasil risk assessment masih berkisar 40 persen. Alias belum memenuhi skor standar yaitu 60 persen.
Terlepas dari itu, laga usiran ini juga terjadi pada beberapa laga kandang Persik Kediri. Tepatnya saat menjamu Madura United FC dan Persebaya Surabaya pada putaran pertama kompetisi. (em)
Editor : Andhika Attar Anindita