KEDIRI, JP Radar Kediri- Sosok Mochammad Supriadi kembali menghiasi daftar susunan pemain (DSP) Persik Kediri.
Meski tidak diturunkan sebagai starter, dia beberapa kali turun sebagai pemain pengganti. Performa yang ditunjukkan pemain yang akrab disapa Supri ini terbilang luar biasa.
Pria kelahiran Surabaya itu mampu bersaing dengan pemain Macan Putih lainnya usai mendera cedera panjang di musim lalu.
Yakni cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang membuatnya menepi selama kurang lebih enam bulan.
Namun begitu hingga pekan ke-20, dia mencatatkan menit bermain sebanyak 398 menit untuk 10 laga. Yang artinya, dia bermain selama kurang lebih 39 menit di setiap pertandingan.
“Habis cedera panjang, tentunya saya tidak mau kayak sedikit ngerasa sakit terus saya nggak mau latihan atau nyerah, itu, engga,” kata pemain berusia 23 tahun tersebut.
Ya, Supri mengaku memiliki keinginan kuat untuk bermain di lapangan. Karenanya, dia tak mau menyerah atau bermalas-malasan kala cedera menimpa. Dia memilih untuk sembuh lalu segera kembali bermain.
“Pokoknya saya ingin lebih baguslah dari musim-musim sebelumnya,” katanya dengan penuh tekad.
Dia bersyukur masih diberi kesempatan untuk merumput di musim ini. Dia merasa setiap menit bermain yang diberikan membuatnya semakin percaya diri. Juga semakin termotivasi untuk memberikan performa terbaik untuk Macan Putih.
“Setelah dikasih kesempatan (bermain, Red), saya lebih percaya diri,” aku pemain dengan nomor punggung 23 itu.
Untuk diketahui, cedera ACL yang membuat Supri harus naik meja operasi. Dia harus menepi selama kurang lebih enam bulan lamanya. Nyatanya, semua itu tak lantas membuatnya menyerah.
Usai pulih, dia tetap bisa membuat pelatih mempercayainya untuk merumput di lapangan. Bahkan, dirinya juga bisa menyumbangkan satu gol kala melawan Arema FC (11/1) lalu. Ya walaupun di laga itu juga dirinya membuat gol bunuh diri. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita