Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

‘Bedol Desa’ Pemain Muda Macan Putih

E
Penulis: Emilia Susanti❯
Rifqi Ray, pemain muda Persik Kediri yang juga anggota TNI.
Rifqi Ray, pemain muda Persik Kediri.

Advertisement

JP Radar Kediri – Persik Kediri mulai melepas satu per satu pemainnya. Terbaru, manajemen resmi mengakhiri kerjasamanya dengan enam pemain muda Macan Putih.

Meliputi Rifqi Ray Farandi, Haikal Rikha Riza, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, Hugo Samir, serta Zidane Afreza.

“Semua pihak di klub berterima kasih atas perjuangan dan dedikasinya selama berkostum Persik Kediri,” ujar Manajer Tim Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara.

Advertisement

Sejatinya, beberapa sosok pemain muda Macan Putih sudah lama tak terlihat di lapangan. Misalnya Aulia Ramadhani. Pemain berusia 22 tahun itu hanya sempat mengikuti beberapa sesi latihan sebelum kompetisi Super League musim lalu dimulai. Selebihnya, dia memilih untuk merapat ke Persikad.

Tak hanya Aulia Ramadhani. Nama Zikri Ferdiansyah juga tak pernah muncul dalam daftar susunan pemain (DSP). Yang mana, sejak awal musim, dia memang dipinjamkan ke klub kasta kedua yaitu PSMS Medan.

Advertisement

Berbeda, Haikal Rikha Riza dan Hugo Sami menjadi pemain yang sempat mewarnai jalannya putaran pertama musim kompetisi. Hanya saja, menit bermainnya sangat minim. Pada akhirnya, kedua pemain itu juga merapat ke klub kasta kedua. Untuk Haika Riza ke Persela Lamongan. Sedangkan Hugo Samir bergabung ke Persiku Kudus.

Serupa tapi tak sama, keberadaan Zidane Afreza di skuad Macan Putih juga seakan menjadi pelengkap. Pasalnya, sepanjang musim, pemain berusia 20 tahun itu belum pernah diturunkan sama sekali.

Sementara, nasib berbeda dialami Rifqi Ray Farandi. Dua musim berseragam Persik Kediri, pemain asal Jawa Tengah itu menjadi salah satu pemain muda yang cukup sering dimainkan. Hanya saja, menit bermainnya mulai berkurang saat musim keduanya bersama Macan Putih.

Kendati demikian, melalui akun Instagram pribadinya, dia bercerita bahwa banyak pengalaman yang didapatkannya selama di Persik Kediri. Baginya, Persik Kediri bukan sekadar tim. Melainkan sudah menjelma menjadi keluarga.

“Begitu banyak cerita yang saya lewati. Datang dengan mimpi, bertahan di tengah tekanan, jatuh lalu bangkit lagi, sampai akhirnya saya berada dititik untuk melihat semuanya dengan rasa syukur,” ceritanya dalam unggahan yang dibuat Selasa (23/6).

Advertisement

Artikel Terkait

Pelatih Fisik Persik Kediri Sergi Morera Terpikat Keindahan Gunung Bromo, Persik Kediri Berikan Pengalaman Berarti

Pelatih Fisik Persik Kediri Sergi Morera Terpikat Keindahan Gunung Bromo, Persik Kediri Berikan Pengalaman Berarti

Pelatih Fisik Persik Kediri Sergi Morera telah kembali ke Spanyol. Namun, sebelum itu, dia menyempatkan diri berkunjung ke Gunung Bromo.

Eduardo Barbosa Gabung Persik? Manajemen Macan  Putih Masih Memilih  Tidak Berkomentar

Eduardo Barbosa Gabung Persik? Manajemen Macan Putih Masih Memilih Tidak Berkomentar

Nama Eduardo Barbosa akhir-akhir ini mencuat di media sosial. Mantan pemain PSBS Biak itu dikabarkan akan segera merapat ke Persik Kediri.

Homebase Persik Masih Tanda Tanya, Manajemen Tetap  Upayakan Main di  Stadion Brawijaya

Homebase Persik Masih Tanda Tanya, Manajemen Tetap Upayakan Main di Stadion Brawijaya

Kabar Persik Kediri harus pindah kandang sempat mencuat sebelum kompetisi Super League berakhir. Saat itu, persoalan menyorot penerangan stadion.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer